Balai Latihan Kerja Diserbu Pengangguran

1362
0

TASIK – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tasikmalaya diserbu ribuan pengangguran. Mereka mendaftar untuk mengikuti tes keterampilan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jabar.

Kepala UPT BLK Kabupaten Tasikmalaya Eman Sulaeman mengatakan, jumlah pengangguran yang datang untuk mendaftar latihan keterampilan mencapai 1.000 orang lebih. “Tahun ini mencapai ribuan lebih, untuk garmen saja yang mendaftar mencapai 980 orang. Belum untuk kejuruan yang lainnya, ini cukup luar biasa antusias dan minat dari mereka,” ujarnya saat ditemui Radar di ruang kerjanya, Rabu (26/6).

Kata dia, para pendaftar yang jumlahnya lebih dari seribu ini akan mengikuti tes tulis dan wawancara. Mereka nantinya akan diseleksi menyesuaikan jumlah yang dibutuhkan dalam setiap bidang.

“Para pendaftar ini bukan hanya dari Tasikmalaya. Tapi banyak juga yang berasal dari Sumedang dan Cilacap. Namun, para pelamar dari daerah lain tidak bisa, karena yang prioritas warga Tasikmalaya,” terangnya.

Jelas dia, pelatihan yang dilaksanakan ini menjamin para peserta sampai mahir pada bidangnya. Pelatihan akan dimulai Senin (1/7), Sabtu (29/6) ini akan dilakukan pengumuman siapa saja yang lolos dan berhak mengikuti pelatihan keterampilan dari BLK.

Lanjut dia, pascapelatihan ini diharapkan para peserta mampu mendirikan usaha secara mandiri. Kemudian mengembangkan ilmunya hingga mampu merekrut pekerja di sekitar lingkungannya. Dengan demikian, pelatihan yang diberikan ini benar-benar bermanfaat.

Rani (24), pendaftar asal Kecamatan Rajapolah mengaku tertarik untuk mendaftar pelatihan di BLK pada bidang garmen. “Mudah-mudahan dengan mendapatkan pelatihan garmen bisa memiliki keterampilan untuk membuka usaha dan mencetak lapangan pekerjaan bagi orang lain. Mudah-mudahan saya bisa lolos ke tahap selanjutnya,” katanya.(obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.