Bandar Miras dan Obat Terlarang Diringkus

45
0
Istimewa RAZIA. Anggota Polsek Pameungpeuk menyisir sejumlah kios yang diduga tempat penjualan minuman keras.

PAMEUNGPEUK – YP (42), bandar minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang di wilayah Garut Selatan diamankan Polsek Pameungpeuk di rumahnya di Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk Senin (9/9). Di rumah pelaku, polisi juga mengamankan 1.000 butir pil dextro, 14 kaplet obat jenis seledryl, 18 kaplet tramadol dan 87 botol minuman keras berbagai jenis.

“Pelaku ini sudah lama kami incar dan menjadi target operasi soalnya jadi pemasok miras dan obat-obatan di Pameungpeuk dan sekitar,” ujar Kapolsek Pameungpeuk AKP Dedin kepada wartawan Selasa (10/9).

Penangkapan bandar miras terbesar di Garut Selatan itu berawal dari keresahan masyarakat. Pelaku diduga kerap menjual miras dan obat terlarang ke warga sekitar. “Miras yang dijual ini sangat membahayakan, karena banyak miras aspal (asli tapi palsu). Bisa memicu keributan dan kejahatan juga,” katanya. Saat ini, kata dia, bandar miras itu sudah dibawa ke Mapolres Garut dan dilimpahkan ke Satuan Narkoba untuk diproses lebih lanjut.

Bukan hanya menangkap bandar miras dan narkoba, Dedin juga melakukan pemusnahan lokasi yang diduga tempat sabung ayam di area wisata Pantai Sayangheulang.

“Kami musnahkan arena sabung ayam itu biar tidak lagi digunakan sebagai bukti keseriusan kami dalam memerangi penyakit masyarakat,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.