Bandar Pesan Narkotika dengan Cara Online

206
0

JAKARTA – Bandar narkotika terus berupaya memasukkan barang haram ke Indonesia. Yang menarik, bandar yang berstatus narapidana ternyata tetap bisa memesan narkotika dari luar negeri. Caranya, dengan menggunakan pemesanan secara online.

Direktur Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Brigjen Eko Daniyanto menjelaskan, perkembangan teknologi telah dimanfaatkan bandar narkotika untuk mendatangkan narkotika. Caranya, dengan mengandalkan berbagai fasilitas di dunia maya.

”Ada beberapa kasus yang ditemu­kan, bandar itu meme­san hanya melalui sebuah email,” terangnya kemarin.
Ada pula bandar yang melakukan pemesanan melalui aplikasi pesan instan. Hal tersebut dilakukan oleh bandar besar yang telah mendapat kepercayaan dari bandar di luar negeri. ”Maka, penting untuk mengantisipasi semua itu,”papar jenderal berbintang satu tersebut.

Pemberantasan narkotika ini harus bersinergi dengan semua lembaga, baik Dittipid Siber, Imigrasi, Bea Cukai dan BNN. Dia mengatakan, sinergi ini penting agar pemberantasan narkotika bisa menyeluruh. ”Jelas tidak bisa sendirian,” ujarnya.

Untuk kasus terbaru, penyelundupan ekstasi sebanyak 600 ribu butir asal Belanda pemesanan narkotika yang dilakukan napi ini sedang ditelusuri. Saat ini dua napi yang memesan narkotika ini masih dalam proses perizinan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk bisa diperiksa. ”Bisa jadi secara online dia memesannya,” jelasnya.

Dia mengatakan, petugas Bareskrim juga berencana untuk ke Belanda dalam waktu dekat. Tujuannya, setidaknya untuk bisa mengetahui bagai­mana modus bandar di Belanda. ”Atau bisa juga kita mengingatkan mengapa bisa lolos di Bandara Belanda,” paparnya.

Belanda merupakan negara nomor satu pemroduksi ekstasi. Maka, menjadi penting untuk bisa mengetahui seluk beluk narkotika di negeri kincir angin tersebut. ”Ya, ekstasi kebanyakan dari sana, yang kualitas wahid,” jelasnya.
Menurutnya, akhir tahun ini biasanya penyelundupan narkotika meningkat drastis. Pasalnya, ada momentum tahun baru yang membuat pengguna narkotika ingin me­raya­kannya dengan meng­guna­kan narkotika. ”Tentunya, kebutuhan akan narkotika meningkat,” jelasnya.

Karena itu, perlu untuk lebih waspada saat memasuki penghujung tahun ini. Bisa jadi, penyelundupan kelas kakap terjadi. ”Kami akan tindak semua bandar yang mencoba-coba,” tegasnya. (idr/jpg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.