Bandara Nusawiru Pangandaran Gunakan Navigasi TWR, Ini Fungsinya..

42
0
SYUKURAN. General Manager Airnav Indonesia Cabang Bandung Agus Istiano saat memotong tumpeng di Bandara Nusawiru, Kamis (5/11). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
SYUKURAN. General Manager Airnav Indonesia Cabang Bandung Agus Istiano saat memotong tumpeng di Bandara Nusawiru, Kamis (5/11). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Bandara Nusawiru kini memiliki pelayanan navigasi Aerodrome Control Tower (TWR), yang sebelumnya hanya ada pelayanan Aerodrome Flight Information Service (AFIS).

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau yang dikenal dengan Airnav Indonesia menjadi penyedia layanan TWR ini.
Direktur Utama AirNav Indonesia M Pramintohadi Sukarno dalam rilisnya menyampaikan, Pelayanan TWR di Bandara Nusawiru mulai diberikan pada Kamis (5/11).

“Pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Nusawiru sebelumnya adalah AFIS, yaitu pelayanan navigasi yang bertujuan untuk memberikan saran dan Informasi kepada pilot untuk melaksanakan penerbangan yang aman dan efisien,” ujarnya, Kamis (5/11)

Menurut dia, pelayanan TWR ini yakni navigasi yang memberikan pemanduan layanan lalu lintas penerbangan terhadap pilot secara detail. “Jadi perbedaan mendasarnya pada AFIS, Airnav memberikan informasi kepada pilot dan keputusan berada pada pilot, sedangkan pada TWR, AirNav memberikan pemanduan lalu lintas kepada pilot,” ungkapnya.

Baca juga : Polsek Cigugur Pangandaran Edukasi Warga untuk Disiplin Prokes

Tambah Pramintohadi, peningkatan layanan ini bertujuan untuk peningkatan keselamatan dan efisiensi penerbangan. Selain itu, peningkatan layanan ini dapat meningkatkan konektivitas udara terutama di selatan Jawa. “Sehingga diharapkan berkontribusi pula terhadap bergeraknya roda perekonomian di wilayah tersebut,” katanya.

Pergerakan pesawat udara di Bandara Nusawiru saat ini 90% didominasi oleh pesawat latih dari lima flying school yang berada di wilayah ini.

“Rata-rata pergerakan pesawat udara per harinya adalah 41 pergerakan, dengan jumlah per bulan mencapai sekitar 1.500 pergerakan. Pesawat udara yang bisa beroperasi di bandara ini yaitu ATR 72,” terangnya.

Sementara itu, General Manager Airnav Indonesia Cabang Bandung Agus Istiano mengharapkan, TWR ditingkatkan pelayanan jadi pemanduan, namun demikian diharapkan dengan peningkatan itu akan berdampak pada peningkatan keyakinan yang akan diperoleh pengguna jasa dalam hal ini pilot atau penerbang.

“Tingkat keyakinan tersebut akan berdampak kepada tingkat kepercayaan Airlines yang lain untuk masuk ke dalam Bandara Nusawiru ini,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.