INDONESIA vs HONGKONG

Bangkit di Babak Kedua

2
Pemain Indonesia Irfan Jaya berselebrasi usai merobek gawang timnas Hong Kong dalam pertandingan penyisihan Grup A Asian Games XVIII di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (20/8/18). Indonesia menang 3-1. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BEKASI – Timnas Indonesia U-23 akhirnya menasbihkan diri jadi juara Grup A Asian Games 2018 untuk lolos ke Babak 16 Besar. Hasil ini diperoleh usai tadi malam (20/8) Tim Garuda Muda mampu menaklukkan lawannya Hong Kong dengan skor 3-1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Indonesia memang sempat tertinggal lebih dulu lewat gol dari Hok Ming Lau di menit ke-39. Namun, di babak kedua anak asuh Luis Milla itu pun bangkit. Tiga gol langsung dicetak, yakni melalui Irfan Jaya di menit ke-46, Stefano Lilipaly di menit ke-85, dan Hanif Sjahbandi di menit ke-90+4.

Kemenangan yang memang sangat luar biasa. Sebab, kalah atau imbang pun, tim Merah Putih sebenarnya sudah memastikan satu tiket ke babak selanjutnya. Tapi kebanggaan sebagai tuan rumah dan ingin memberikan permainan total kepada suporter membuat Hansamu Yama dkk tetap menginginkan kemenangan dan jadi juara grup.

Nah, lolos ke Babak 16 Besar di Asian Games 2018 kali ini mengulangi sejarah pada event yang sama 4 tahun lalu. Tepatnya ketika bertanding pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Saat itu, tim yang dilatih Aji Santoso juga berhasil lolos ke babak 16 besar.

Sayangnya, di babak 16 besar langkah timnas saat itu terhenti. Tepatnya ketika dipermalukan oleh Korea Utara dengan skor 1-4 pada 26 September 2014. Timnas pun harus mengubur mimpinya meraih prestasi lebih tinggi di event tersebut.

Pelatih Timnas Luis Milla mengatakan sangat senang dengan apa yang sudah diraih anak asuhnya tadi malam. Meski sempat kesulitan dan menyerah di babak pertama, anak asuhnya mampu bangkit dengan manis di babak kedua. ’’Saya bahagia sekali. Saya yakin penonton juga merasakan kebahagiaan yang sama. Ini pertandingan yang luar biasa dan akhirnya kami lolos dengan status juara grup,’’ katanya.

Milla juga menerangkan kemenangan yang diraihnya tidak akan terjadi tanpa dukungan suporter. Nyanyian, teriakan, bahkan bendera Merah Putih yang berkibar membuat motivasi dan semangat anak asuhnya berlipat ganda. ’’Mereka (suporter) tidak meninggalkan kami ketika kalah di babak pertama. Tetap

bernyanyi, saya mengucapkan terima kasih dari hati,’’ ucapnya.
Karena itu, di babak 16 besar nanti yang bakal dilangsungkan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Indonesia akan meladeni Uni Emirat Arab. Tim yang pasti lebih kuat dari lawan-lawan di Grup A. Milla pun berharap dukungan yang sama tetap didapatkan timnya pada 24 Agustus mendatang.

’’Dukungan penonton membuat semangat kami bertambah, kami termotivasi, akhirnya bisa bermain dengan hati,’’ paparnya. Kombinasi itulah yang lantas membuat timnya kembali punya keyakinan menang. punya keyakinan bahwa Indonesia layak memberikan kemenangan untuk suporternya. ’’Sekali lagi, kemenangan ini untuk seluruh suporter yang tidak ada henti mendukung kami. terima kasih,’’ paparnya.

Sementara itu, Pelatih Hong Kong Kenneth Kar Lok Kwok menerangkan tekanan dari suporter memang sempat membuat anak asuhnya grogi jelang pertandingan. Tapi, sama halnya dengan Indonesia, mereka punya keyakinan yang sama untuk bisa menang.

’’Tapi memang hilangnya kon­sentrasi di babak kedua mem­buat tiga gol bersarang dan kami kalah. Kami berterima ka­sih kepada Indonesia dan su­por­t­ernya sudah memberikan pe­ngalaman yang luar biasa seperti ini,’’ katanya. (rid/jpg)

loading...