Beranda Tasik Siap Bangun Desa Harus Fokus, Jelas, Terarah

Bangun Desa Harus Fokus, Jelas, Terarah

84
0
BERBAGI
RESMIKAN. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto meresmikan Kantor Desa Banyurasa, Sukahening, Kamis (1/3).

PARTISIPASI aktif masyarakat dalam pembangunan merupakan kunci keberhasilan percepatan pembangunan di desa selaras dengan program pembangunan secara nasional yang sedang dijalankan pemerintah. Pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya yang melibatkan masyarakat desa dengan sendirinya akan menumbuhkan perekonomian masyarakat desa sehingga tercipta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP saat meresmikan Kantor Desa Banyurasa Kecamatan Sukahening, Kamis (1/3). Ade Sugianto mengapresiasi pembangunan Kantor Desa Banyurasa yang dalam pengerjaannya didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Saya tahu persis, Kepala Desa Banyurasa telah berusaha keras mewujudkan pembangunan kantor desa dengan terus melakukan komunikasi dengan pemerintah tingkat kabupaten. Saya bangga juga dengan masyarakatnya yang secara sukarela bahu-membahu bergotong royong dan membantu usaha kepala desa sehingga saat ini kantor desa dapat berdiri dengan megahnya. Mudah-mudahan usaha serupa dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya di Kabupaten Tasikmalaya,” tutur dia.

Ade berpesan agar kepala desa dapat fokus dalam menjalankan program pembangunan di wilayahnya sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya. “Pembangunan desa apapun programnya harus fokus, jelas dan terarah. Dengar aspirasi masyarakat, apa yang dibutuhkan mereka, maka laksanakanlah. Pembangunan yang terarah dengan baik akan menghasilkan masyarakat yang sejahtera. Saat ini masyarakat itu ingin pelayanan terbaik dari pemerintah. Upayakan kesejahteraan mereka sehingga mampu berobat ketika mereka sakit dan mampu menyekolahkan anaknya ke taraf yang lebih tinggi. Pendidikan merupakan jalan pembuka bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ucap papar dia.

Dia menambahkan pemerintah daerah saat ini telah berupaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya. Dia mengingatkan kepada masyarakat yang tergolong miskin agar dapat memanfaatkan Unit Pelayanan Cepat Penanggulangan Kemiskinan. “UPCPK disediakan bagi masyarakat miskin yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Selama lima tahun berdiri, alhamdulillah kami telah banyak membantu melakukan pelayanan darurat kesehatan masyarakat. Insyaallah tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya akan mempertajam fungsi pelayanan kesehatan dengan sistem pelayanan gawat darurat kesehatan. Dengan pelayanan ini diharapkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan darurat kesehatan dapat langsung tertangani di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Ade.

Pada akhir sambutan, Plt Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah serentak yang akan berlangsung 27 Juni 2018. “Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya akan terlibat dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Saya imbau kepada masyarakat pada waktunya nanti dapat menyalurkan hak pilihnya untuk memilih pemimpin Jawa Barat untuk lima tahun ke depan. Mudah-mudahan akan muncul pemimpin pilihan masyarakat Jawa Barat yang lebih dapat menyejahterakan masyarakat Jawa Barat di masa yang akan datang,” pungkas dia.

Kepala Desa Banyurasa Nanang Romli S.IP dalam laporanya menyebutkan pembangunan ini menghabiskan biaya sebesar Rp 2.473.000.000 yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tasikmalaya. “Alhamdulillah dengan bantuan APBD kami beserta masyarakat dapat menyelesaikan pembangunan kantor desa dengan lancar. Kantor Desa Banyurasa dilengkapi fasilitas untuk pelayanan kepada masyarakat, kami sediakan ambulans, internet, dan fasilitas lain yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk keperluannya, “papar Nanang. (rls/snd/adv)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.