Bangun GCC, Uu: Mari Bergabung

37
0
H Uu Ruzhanul Ulum

CIHIDEUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat siap merangkul para pegiat kreatif, seniman dan kalangan lainnya dalam membahas pembangunan Gedung Creative Center (GCC) di Kompleks Olahraga Dadaha.

“Adanya pihak-pihak yang tidak dilibatkan, ini kan untuk masyarakat Kota Tasikmalaya, mari bergabung saja. Kami harus mampu mendengar keinginan masyarakat,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum menanggapi kritikan pegiat seni terhadap rencana pembangunan GCC, Selasa (5/2).

Uu menjelaskan adanya pihak yang belum dilibatkan dalam membahas GCC lantaran waktunya mepet. Apalagi proses perencanaan baru masuk pada pertengahan September 2018 dan desainnya harus selesai Desember. “Mungkin karena waktu mepet, sementara kita harus cepat. Kalau pun ada yang tidak dilibatkan di awal, silakan bergabung karena masih ada perubahan-perubahan toh belum final. Masih bisa kita menampung saran dan masukan, kami terbuka,” tutur mantan Bupati Tasikmalaya itu saat ditemui di Gedung Galih Pawestri Jalan RAA Wiratanuningrat.

Dia menerangkan pembangunan GCC bertujuan untuk mewadahi kreativitas anak muda ketika lulus sekolah atau tidak kuliah dan tidak bekerja. Selain itu, anak-anak kreatif juga bisa mengekspresikan daya seni dan inovasi di gedung yang akan dibangun dengan anggara Rp 18 miliar itu. “Anak muda daripada bengong mending kumpul di gedung kreatif supaya bisa menyalurkan potensi yang dimiliki, diekspresikan dan bermanfaat baik seni, edukasi apa saja disalurkan di sana,” ujar dia.

Sementara itu, pegiat komunitas Kota Tasik­malaya Enan Suherlan men­dukung rencana Pemprov Jabar mem­bangun GCC. Se­bagai kaum muda yang bergelut di komunitas, dia meng­ingin­kan GCC bisa menjadi wahana unjuk kebolehan dengan kreativitas yang dimiliki. “Kita harap menjadi solusi dan wahana bagi kaum muda untuk un­juk kabisa de­ngan kreativitas yang dimi­likinya. Semoga saja GCC mampu menampung semua kalangan yang memiliki kreativitas dan inovasi yang di­miliki oleh masing-masing sehingga menjadikan sinergitas bagi kaum muda Tasik,” tutur dia.

Ketua Perkumpulan Otomotif Tasikmalaya (POT) itu menekankan program-program di GCC harus benar-benar kreatif dan inovatif untuk merangsang kreativitas anak-anak muda. “Sehingga GCC benar-benar mewadahi semua elemen kaum muda,” ungkapnya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.