Bangun Kampung Gemaku

160
0
NANA SURYANA / RADAR TASIKMALAYA EKSPRESIF. Seorang pelajar asal Pangandaran membacakan puisi dalam acara pembukaan Pelatihan Perpustakaan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat di GOR SMAN 1 Parigi kemarin.
Loading...

PARIGI – Ratusan pelajar dan pengelola perpustakaan di Kabupaten Pangandaran mengikuti pelatihan perpustakaan di GOR SMAN 1 Parigi kemarin (19/10). Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Perpustakaan & Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat dalam rangka membangun Kampung Gemar Membaca Buku (Gemaku).
Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca Dispusipda Provinsi Jawa Barat Hj Oom Nurrohmah mengatakan Kabupaten Pangandaran sebagai daerah otonom baru menjadi skala prioritas pelaksanaa program tersebut. “Kegiatan yang kita laksanakan ini dikonsentrasikan kepada pembinaan kelembagaan teknis perpustakaan, peningkatan kompetensi pengelolaannya serta peningkatan peran aktif masyarakat dan pihak terkait dalam membangun budaya gemar membaca,” ungkapnya.
Program Gemaku dilaksanakan melalui pemberdayaan perpustakaan, baik dalam institusi fungsional, satuan pendidikan maupun masyarakat. “Sasaran kita membina perpustakaan di sekolah, madrasah, pondok pesantren, taman bacaan masyarakat maupun perpustakaan komunitas,” ujarnya.
Dispusipda juga akan membina perpustakaan keluarga yang akan dikelola dan didayagunakan melalui perpustakaan PKK Kabupaten Pangandaran. “Harapan kami akan lebih optimal pemanfaatannya dengan sasaran dan pendekatan kepada keluarga,” ujarnya.
Oom menjelaskan setiap lokus akan diberikan bahan percontohan berupa 100 judul buku. “Ada 16 lokus, masing-masing diberikan buku yang berbeda dengan harapan bisa saling bertukar pijam dalam waktu tertentu sesuai kesepakatan pustakawan,” ungkapnya.
Ia berharap lokus yang menjadi sasaran pembinaan dapat bergerak secara terintegrasi sehingga tercipta kampung Gemaku melalui pemanfaatan perpustakaan secara merata. “Dalam kegiatan ini kita juga akan membentuk relawan perpustakaan, mereka akan menjadi mitra dan garda terdepan dalam mendampingi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan perpustakaan,” jelas dia.
Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata menyambut baik program tersebut. Ia menyadari sebagai kabupaten baru, budaya literasi masyarakat masih sangat rendah. “Kita sangat mendukung program Gemaku di tengah terpaan media sosial yang membuat anak-anak kita semakin jarang membaca buku. Saya berharap melalui pelatihan ini ada inovasi-inovasi baru bagaimana mengajak anak-anak kembali gemar membaca buku,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan mempersiapkan sarana penunjang dengan membangun perpustakaan yang layak. “Sekarang proses pembangunan rumah sakit sudah berjalan, kita akan mulai di bidang pendidikan. Salah satunya membangun perpustakaan yang bagus,” papar dia. (nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.