Banjar Water Park Fokus Selesaikan Piutang Perusahaan

72
0
BERBINCANG. Direktur Banjar Water Park Dadan Suhendar (kiri) dan Badan Pengawas BWP Arif Budiman berbincang usai rapat internal dengan Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana di Pendopo Kota Banjar. Cecep herdi / radar tasikmalaya
BERBINCANG. Direktur Banjar Water Park Dadan Suhendar (kiri) dan Badan Pengawas BWP Arif Budiman berbincang usai rapat internal dengan Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana di Pendopo Kota Banjar. Cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Perjanjian kerja sama (memorandum of understanding/MoU) antara Pemerintah Kota Banjar dan investor sudah ditandatangani. Kedua pihak yakni Banjar Water Park (BWP) selaku perusahaan daerah juga investor bersepakat membangkitkan kembali wahana bermain dan olahraga.

“Selepas penandatanganan MoU dengan pihak investor, perlu waktu untuk melakukan mapping ulang area BWP, penyusunan RAB, gambar. Selanjutnya penyelesaian utang dan pengerjaan fisik,” kata Direktur BWP Kota Banjar Dadan Suhendar Senin (9/10).

Manurut dia, Banjar Water Park melakukan kerja sama operasional (KSO) untuk sama-sama menghidupkan kembali BWP dan menjadikannya lebih baik. Juga mampu menyumbang PAD untuk Kota Banjar.

“Kami hanya punya rencana dan tetap berusaha sebaik mungkin. Hasilnya Allah yang menentukan,” kata Dadan.

Proses awal pasca penandatanganan MoU, kata dia, pihaknya sedang mempersiapkan revitalisasi wahana kolam dan fasilitas lainnya dengan penyertaan modal tahun pertama sekitar Rp 5 miliar. Namun, sebelum pengerjaan fisik, pihaknya akan melunasi piutang perusahaan yang menunggak terhadap pembayaran gaji karyawan.

Persoalan BWP memang bukan hanya pada fasilitas sarana dan prasarananya yang tak terurus, bahkan hampir semua fasilitasnya rusak. Soal piutang gaji terhadap eks karyawan yang kini sudah diberhentikan juga kini menyisakan tanya.

Dalam berita sebelumnya, pada Senin (16/9), belasan mantan karyawan Banjar Water Park sudah mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Banjar.

Loading...

Mereka mengadu pascadiberhentikan dari perusahaan daerah itu, gajinya selama enam bulan belum dibayarkan. Selain itu mereka mengaku ada beberapa hak yang belum dipenuhi oleh perusahaan plat merah itu. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.