Banjir Bergeser, 974 Rumah Terendam

38
EVAKUASI. Anggota Tagana, DPKPB dan Satpolair Pangandaran sedang mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir di Dusun Bojongsari Blok Bojongtempel Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kamis (8/11). (Nana Suryana / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Banjir yang merendam ratusan rumah di Kecamatan Sidamulih mulai surut, namun kini lokasi banjir bergeser ke wilayah Kecamatan Pangandaran.

Sekitar 974 rumah tergenang di Desa Babakan dan Desa Pananjung. Lebih dari 160 kepala keluarga yang tinggal di lokasi terdmpak palih parah diungsikan.

“Ada 72 jiwa di Desa Pananjung yang dievakuasi dan sementara ada yang tinggal si aula desa, sementara di Desa Babakan sekitar 60 jiwa mengungsi ke rumah kerabatnya,” tutur Koordinator Lapangan Tagana Kabupaten Eri Sumarman kepada Radar, kemarin(8/11).

Dikatakannya, lokasi banjir di Desa Pananjung terjadi di tiga dusun, diantaranya dusun Karangsari, Dusun Karangsalam dan Dusun Bojongjati. Sementara di Desa Babakan terjadi di Dusun Bojongsari Blok Bojong Tempel.

“Lokasi banjir memang dataran rendah yang hampir langganan setiap musim penghujan,” ujarnya.

Lanjutnya, banjir diakibatkan oleh air hujan kiriman dari wilayah desa tetangga yang lebih tinggi. Kondisi diperparah, karena sungai Cikidang yang menjadi pembuangan air tersendat.

“Apalagi ketika air laut pasang, aliran sungai berbalik dan semakin meluber ke pemukiman warga,” ungkapnya.

Wakapolres Ciamis Kompol Lulu Wira mengatakan, pihaknya langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi banjir.

“Kita mengunjungi lokasi banjir untuk melihat kondisi sebenarnya, apa yang bisa kita lakukan, anggota kita juga disiagakan bergabung dengan TNI, DPKPB, Dinsos, Tagana, FKDM, Potensi SAR dan relawan lainnya untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, jika sampai sore kondisi air tidak surut, selanjutnya kita akan mendirikan dapur umum lapangan.

“Mudah-mudahan segera surut sehingga warga bisa kembali ke rumahnya,” kata dia.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan, titik banjir kini tinggal di wilayah Kecamatan Pangandaran.

“Di tempat yang lainnya sudah surut, banjir justru sekarang bergeser ke wilayah Desa Babakan dan Desa Pananjung,” ungkapnya.

Ia mengimbau agar warga tetap waspada karena potensi hujan masih terjadi di wilayah Kabupaten Pangandaran.(den/nay)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.