Banjir di Garut Selatan Akibat Alih Fungsi Lahan

45
0

TAROGONG KIDUL – Komandan Kodim 0611/Garut Letkol CZi Deni Iskandar memastikan banjir yang terjadi di wilayah selatan Garut akibat alih fungsi lahan di hulu sungai.

Hal itu diketahui setelah dirinya bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemantauan udara mengguna helikopter.

“Jadi di hulu itu seharusnya ada pohon tegakan untuk resapan air, tetapi yang ada hanya tanaman sayuran saja,” ujar Deni kepada wartawan, Rabu (18/11).

Dengan kondisi itu, pihaknya tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Saat ini pihaknya hanya bisa mengajak seluruh pihak memperbaiki kawasan hulu sungai yang sudah dialihfungsikan menjadi lahan pertanian sayur.

Baca juga : Pemkab Garut Segera Bangun Fasilitas Wisata di Gunung Putri

“Kita sudah melakukan rapat dengan sejumlah pihak untuk memperbaiki kawasan hulu yang sudah rusak akibat alihfungsi lahan itu,” ungkapnya.

Selain mengajak perbaiki hulu sungai, pihaknya juga sudah mengerahkan anggota TNI ke lokasi yang terdampak banjir di wilayah selatan Garut pada Senin (12/11).

Prajurit TNI dikerahkan untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah-rumah yang rusak akibat bencana banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu itu.

“Ada 100 warga yang terdampak banjir yang terjadi kemarin, beberapa rumah sudah tidak bisa ditinggali. Jadi kita bantu perbaiki,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.