Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Banjir Lagi, Banjir Lagi, Banjir Lagi, SDN dan Pustu Ikut Terendam

101
0
BANJIR. Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik kembali terendam banjir setelah Sungai Citanduy dan Cikidang kembali meluap, Senin (26/2).

SUKARESIK – Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik kembali terendam banjir dengan ketinggian air 45 centi meter setelah Sungai Citanduy dan Cikidang kembali meluap, Senin (26/2).

Warga setempat, Dede Nuraen (28) mengaku kesal setiap kali hujan deras pasti terendam banjir. Padahal baru beberapa hari banjir surut, sekarang air mulai naik ke permukiman warga. “Sabtu (24/2) air sudah surut pasca banjir Jumat (23/2), kemarin (Minggu, Red) dan hari ini (kemarin) air kembali masuk ke rumah sekitar pukul 24.00, itu setelah hujan deras dengan waktu lama,” terangnya kepada Radar kemarin.

Memang banjir susulan tidak terlalu besar, pasalnya yang tergenang hanya Dusun Hegarsari saja. Berbeda dengan banjir sebelumnya yang merendam empat kedusunan. “Dengan kejadian ini warga sudah kesal, tapi tidak tahu harus seperti apa. Kami berharap pemerintah segera memberikan solusinya agar tidak terjadi lagi banjir,” harapnya.

Dede bersama warga lainnya meminta pemerintah segera turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan banjir ini. Misalnya dengan mengambil tindakan untuk melakukan pengerukan sungai yang sudah mulai dangkal, sehingga aliran air dari hulu ke hilir normal tanpa hambatan.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Amas menyatakan banjir kali ini lebih kecil dibandingkan beberapa hari sebelumnya. “Walaupun banjirnya kecil, tapi kami terus waspda setiap hari, karena melihat kondisi masih buruk dan hampir setiap hari turun hujan mengancam terjadi banjir yang lebih besar,” terangnya.

Tidak hanya rumah warga yang terendam, ada fasilitas umum seperti SDN Bojongsoban dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tanjungsari yang ikut terkena dampak luapan Sungai Citanduy dan Cikidang. “Walaupun terendam, aktivitas pustu dan sekolah tetap berjalan seperti biasa karena ruang kelasnya tidak terendam,” katanya. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.