Banjir-Longsor Mulai Menerjang

18

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Hujan yang mengguyur sejak Senin sampai Rabu (5-7/11), menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukadana, Pamarican dan Banjaranyar. Untungnya bencana alam ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Adapun bencana alam di Sukadana berupa longsor Sungai Cigebud sepanjang 10 meter pada Senin (5/11) sekitar pukul 17.00. Lokasi tepatnya di Dusun/Desa Bunter. Akibat longsor ini sekitar 50 hektare sawah tidak teraliri air. Karena sungai terbelah. “Beruntung dalam kejadian itu, jauh dari pemukiman masyarakat sehingga tidak sampai terjadi banjir bandang,” terang Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya.

Di Kecamatan Pamarican, tepatnya di Dusun Sukasari RT 13 RW 04 Desa Sukajadi, bagian belakang rumah milik Mustolih (40) ambruk pada Selasa (6/11) sekitar pukul 23.00. Runtuhnya bangunan ruang belakang ini tidak menelan korban jiwa. Karena penghuni saat kejadian tengah berada di ruang depan. Rumah ini bisa ambruk diguyur hujan lantaran sudah lapuk. “Saat ini korban bertahan. Hanya saja bagian belakang rumahnya sementara ditutup terpal,” jelas Ade.

Sementara, di Kecamatan Banjaranyar, Sungai Cikaso meluap pada Rabu (7/11) sekitar pukul 06.00. Luapan air ini menggerus beronjong pinggir sungai. Tahun lalu di kawasan ini juga ada rumah yang tergerus sungai. Bahkan jembatan juga terputus. “Kami imbau kepada masyarakat di sana untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat di lokasi di sana rawan tergerus air sungai,” papar Ade.

Menurut Ade, 27 kecamatan yang ada di Ciamis termasuk dae­rah rawan bencana. Na­mun, daerah yang tingkat kera­wanannya sangat tinggi berada di 17 kecamatan. “Untuk itu kami imbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan,” ungkap Ade.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani ST MSi menyatakan pihaknya sudah menyiagakan petugas selama 24 jam. Aparat pemerintah kecamatan dan desa harus segera melaporkan setiap kejadian bencana ke BPBD agar petugas bisa langsung bergerak ke lapangan. “Kabupaten Ciamis rawan bencana kelima se-Jawa Barat,” tutur dia. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.