Banjir Warga Di Pangandaran Diungsikan ke Dua Titik

48
0
illustrasi
Loading...

Banjir kembali merendam ratusan rumah di Pangandaran akibat hujan deras yang terjadi sepanjang malam, kemarin (12/11). Ribuan warga di sejumlah lokasi diungsikan, satu korban dilaporkan hilang terseret banjir Bandang di jalan raya Emplak-Pangandaran.

Wakil Ketua FK Tagana Pangandaran Muhtar mengatakan di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, jumlah terdampak sebanyak 1.200 KK, 4.460 Jiwa. Meliputi Dusun Karangsari, Dusun Karangsalam dan Bojongjati. “Warga diungsikan di dua titik, di aula Desa Pananjung sebanyak 72 Jiwa, sisanya di rumah warga yang lebih aman, sebagian juga ada yang bertahan  di rumahnya,” kata dia.

Sementara itu, di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, sebanyak 300 KK dan 1.200 Jiwa mengungsi di dua masjid, yakni Masjid Al Qomariah sebanyak 24 KK dan ratusan warga lainnya di Mesjid Al Furqon. “Tagana bersama TNI Polri dan unsur relawan lainnya langsung terjun ke lapangan karena banyak laporan warga terjebak banjir, bahkan proses evakuasi warga berlangsung  sampai pagi,” ujarnya.

Dikatakannya, banjir juga melanda Desa Pamotan dan Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang, sejumlah 920 jiwa mengungsi di Aula Kecamatan Kalipucang. Sebagian warga juga terpaksa tinggl di rumah kerabatnya yang lebih aman.

“Kami juga mendapatkn laporan, satu orang korban bernama Reni (22), warga Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran hilang terseret banjir bandang saat melintas menggunakan sepeda motor si kawasan jalan raya Emplak, sampai saat ini belum ditemukan,” ungkapnya.

Lanjutnya, banjir juga melanda wilayah Kecamatan Parigi dan Cijulang. “Sejumlah rumah juga dilaporkan rusak, tertimpa longsor, kita terus melakukan pendataan,” ujarnya.

Muhtar menambahkan atas perintah Dinas Sosial PMD dan BPBD Kabupaten Pangandaran, Tagana juga mendirikan posko Dapur Umum Lapangan di Desa Babakan,  Kecamatan Pangandaran, tepatnya di KM 2 jalan raya Pangandaran. “Walaupun stok logistik terbatas, kita harus buka dapur umum karena pengungsi sudah lebih dari 1.000 orang, bhkan kita langsung memasak melayani 2.900 orang,” ujarnya.

Dikatakannya, permintaan nasi bungkus bahkan kembali bertambah hingga 1.900 bungkus. “Proses assessment terus dilakukan karena  titik bencana tersebar di beberapa kecamatan, warga juga sibuk membersihkan rumah-rumah mereka yang terendam,” kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan pihaknya sudah mengimbau seluruh pihak untuk waspada saat hujan deras melnda wilayah Kabupaten Pangandaran. “Hujannya merata, kita sudah sebarkan informasi kepada para camat ,kepala desa dan relawan untuk siaga tadi malam, bahkan kita semua turun ke lapangan untuk membantu evakuasi masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya, menjelang siang banjir semakin surut dan sebagian masyarakat yang sempat mengungsi kembali ke rumah untuk bersih-bersih. “Kita juga fokus melakukan pencarian korban yang hilang terseret banjir bandang di Emplak, Dapur umum kita buka untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.(nay)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.