Beranda Tasikmalaya Bank DKI Menyalurkan 2.000 Sak Semen

Bank DKI Menyalurkan 2.000 Sak Semen

BERBAGI
UJANG NANDAR/RADAR TASIKMALAYA SERAHKAN. Corporate Secretary Bank DKI Zulfarshah (tengah) dan Fundraising Director Rumah Zakat (RZ) Asep Nurdin (kanan) saat menyerahkan semen kepada muspika di Desa Neglasari Kecamatan Salawu, Jumat (12/1).

SALAWU – Bank DKI bekerja sama dengan Rumah Zakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menyalurkan bantuan 2.000 sak semen untuk korban gempa bumi. Jumat (12/1), bantuan tersebut disalurkan di Kecamatan Salawu dan Cigalontang
Corporate Secretary Bank DKI Zulfarshah menyatakan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial dari corporate social responsibility (CSR) Bank DKI yang bekerja sama dengan Rumah Zakat. “Ini untuk meringankan saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di Tasikmalaya yang khususnya di Kecamatan Salawu,” katanya usai menyerahkan bantuan, Jumat (12/1).
Menurutnya, gempa bumi tersebut merupakan kejadian nasional yang harus didukung CSR Bank DKI untuk meringankan beban masyarakat. “Kalaupun ini bukan area Bank DKI, tetapi kami turut prihatin,” ungkapnya.
Sementara untuk penyaluran 2000 sak semen itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Rumah Zakat supaya dikoordinasikan dengan aparat-aparat setempat supaya tepat sasaran. “Yang lebih penting bantuan ini bisa dirasakan oleh masyarakat Tasikmalaya,” tandasnya.
Fundraising Director Rumah Zakat (RZ) Asep Nurdin mengatakan bantuan 2000 sak semen sudah dikoordinasikan dengan tiga kecamatan dan beberapa kepala desa. Bantuan tersebut untuk membangun fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi. Seperti jembatan, madrasah, masjid dan sekolah. “Setelah itu kami akan melihat warga yang memang betul-betul membutuhkan semen ini,” ujar dia.
Untuk pemilihan lokasi penyaluran bantuan semen itu, terang dia, dilihat dari jumlah kerusakan.
“Memang Kecamatan Salawu ini dari data BPBD paling banyak dan parah,” ujarnya.
Camat Cigalontang Sobari menyatakan bantuan semen ini akan meringankan beban masyarakat. “Mudah-mudahan ini bisa disalurkan kepada yang memang haknya,” ujarnya.
Pihaknya sendiri mengusulkan penyaluran bantuan di 16 desa untuk bangunan yang rusak ringan, berat dan sedang. “Mudah-mudahan itu bisa terealisasi,” jelas dia. (ujg)

loading...