Salurkan PKH Tahap I Kepada 48,947 KPM di Ciamis

Bank Mandiri Kucurkan Rp 24,47 M

357
0
Loading...

CIAMIS – Bank Mandiri terus memperkuat dukungan perseroan pada program kerakyatan pemerintah melalui penyaluran bantuan sosial. Kali ini, perseroan menyalurkan bantuan sosial berskema Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I kepada 48.947 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp 24,47 miliar di 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Dalam penyaluran ini, Bank Mandiri akan memanfaatkan 258 agen Bank Mandiri yang tersebar di ke-27 kecamatan tersebut. Ke depan, jumlah agen akan dikembangkan menjadi total 350 agen untuk melayani kebutuhan seluruh KPM yang ada di Kabupaten Ciamis.

Menurut Vice President Bank Mandiri Region VI Jawa 1 Sugiharto, penyaluran tersebut adalah wujud dukungan perseroan kepada program Nawacita Kabinet Kerja. Khususnya terkait dengan perbaikan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam setiap penyaluran bansos, kami bekerjasama secara ketat dengan Kementerian Sosial, Dinas Sosial serta para pemangku kepentingan setempat untuk memastikan proses penyaluran bantuan ini lancar dan tepat sasaran,” ungkap Sugiharto saat menyerahkan PKH bersama Menteri Sosial Idrus Marham kepada perwakilan KPM secara simbolis di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (27/04).

Sugiharto menambahkan pihaknya berkomitmen mendukung penyaluran bantuan sosial pemerintah dalam skema Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dimana Bank Mandiri bakal menyalurkan BPNT kepada 84.940 KPM di Kabupaten Ciamis pada Mei 2018 mendatang.

loading...

“Kami juga berkomitmen untuk mendukung penyaluran Bantuan Sosial PKH kepada  Keluarga Penerima Manfaat Lanjut Usia (Lansia) dan Disabilitas di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang juga akan dilaksanakan pada bulan Mei 2018 mendatang,” jelasnya.

Secara keseluruhan, kata Sugiharto, Bank Mandiri pada tahun ini akan menyalurkan bansos PKH berupa uang tunai senilai Rp 1.890.000 per KPM per tahun kepada 1.492.926 KPM yang penyalurannya dibagi menjadi empat tahap. Sedangkan pada program BPNT, berupa beras dan telur setara Rp 110.000 per bulan, perseroan akan menyalurkan kepada 633.369 KPM dengan melibatkan agen/e-Warong yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Pelibatan agen bank dalam penyaluran PKH ini diharapkan dapat juga meningkatkan literasi keuangan KPM, melalui layanan keuangan tanpa kantor cabang.,” jelas Sugiharto.

Khusus pada program BPNT, Sugiharto mengungkapkan pihaknya juga bekerjasama dengan Perum Bulog, Perusahan Perdagangan Indonesia, Rajawali Nusantara Indonesia dan pemasok lokal lainnya untuk pengadaan bahan pangan. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.