Bank Sampah Masih Belum Banyak

10

PARIGI – Berawal dari banyaknya tumpukan sampah di Desa Sidomulyo, beberapa pemuda dan tokoh masyarakat berinisiatif membangun sebuah bank sampah. Tujuannya menampung berbagai jenis sampah terutama an organik dari masyarakat sekitar.

Bendahara Bank Sampah Pandawa Dusun Sidomulyo Desa Sidomulyo Muhammad Abdorin mengatakan bank sampah yang di gagas bersama teman-temanya sudah beroperasi sejak enam bulan lalu. ”Kami hanya menerima  sampah an organik saja, sementara untuk sampah organik kami belum memiliki alat pengolahan,” ungkapnya kepada Radar, Senin (8/10).

Sampah– sampah yang diambil dari masyarakat, kata dia, akan dipilah terlebih dahulu dan kemudian diolah. Kemudian mereka akan menjual sampah tersebut. ”Untuk harganya disesuaikan dengan ukuran dan jenis sampah yang diberikan masyarakat, biasanya mereka bisa dapat Rp 20.000-50.000 per bulan,” terangnya.

Penyetor biasanya memiliki buku tabungan layaknya seorang nasabah bank. ”Setiap mereka setor, buku tabungan itu diisi dengan nominal uang yang mereka dapat,” katanya.

Uang tersebut, kata dia, biasanya akan dicairkan menjelang hari raya Lebaran. Uang yang diberikan merupakan profit dari penjualan sampah. ”Untuk akomodasi kami masih menggunakan motor, makanya pendapat yang didapat saat ini sebagian besar digunakan menutupi biaya operasional dulu,” jelasnya.

Keberadaan bank sampah ini, akan memberikan dampak yang positif bagi lingkungan Desa Sidomulyo. ”Selain membuka pekerjaan sampingan bagi penduduk, lingkungan di desa kami juga jadi semakin bersih, “ tuturnya.

Ke depan, bank sampah bekerjasama dengan pihak BPJS untuk menyediakan asuransi kematian bagi para penyadap sampah. ”Jadi uang hasil ngumpulin sampah itu, nantinya digunakan premi asuransi kematian, ” terangnya.

Kasi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Abay Bayanullah, keberadaan bank sampah di Pangandaran tidak terlalu banyak. ”Kalau dari data yang kami miliki belum begitu banyak jumlahnya, hanya ada beberapa saja,” terangnya.

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup tengah berupaya mendorong pembentukan bank sampah di beberapa kecamatan. ”Kami sudah berkomunikasi dengan provinsi dan pusat untuk mendirikan beberapa  TPS3R sekaligus bank sampah di Pangandaran,” ungkapnya.(den)  

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.