Bansos di Kota Banjar Harus Terus Disalurkan

55
0
Abdul Kohar Ketua Baznas Kota Banjar
Abdul Kohar Ketua Baznas Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Kasus positif Covid-19 di Kota Banjar terus meningkat. Begitu juga dengan mereka yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang kontak erat pun harus menjalani karantina atau isolasi mandiri.

Ketua PMII Cabang Kota Banjar Irfan Ali Sya’bana mengatakan mereka yang menjalani isolasi mandiri tentu membutuhkan bantuan pangan. Sebab mereka tidak beraktivitas mencari nafkah.

Maka, kata dia, pemerintah harus memperhatikan mereka. “Ada informasi beredar soal penyaluran suplai makanan untuk korban terdampak isolasi mandiri, kabarnya terhenti oleh Baznas,” ujar Irfan, Rabu (9/12).

Baca juga : Pemkot Banjar Waspadai Klaster Covid-19 Perkantoran

Menurut dia, bantuan tersebut seharusnya terus disalurkan. “Hal ini harus segera menjadi bahan evaluasi dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar, agar lebih diperhatikan juga,” ujarnya.

Loading...

“Kita khawatirkan kemudian malah menjadi gejolak sosial yang baru serta lebih besar lagi nantinya. Dalam penanggulangan masalah ini, pemerintah harus segera tanggap agar dapat diketahui jalan keluarnya,” tambahnya.

Terpisah, Ketua Baznas Kota Banjar Abdul Kohar mengatakan terkait penyaluran bantuan sembako bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri, misal untuk makan 37 santri pondok pesantren sudah berjalan sesuai janji, yakni selama 16 hari.

“Sedangkan penyaluran bantuan sembako untuk semua warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah, itu sesuai usulan kades atau lurah masing-masing,” jelasnya.

Kata dia, bantuan tersebut bagaimana permintaan dari pihak desa. Jika masih dibutuhkan sembako, maka pihaknya siap menyalurkan. “Beras untuk 14 hari masa isolasi mandiri ditambah sembako lainnya,” ujarnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.