Bansos untuk 11.452 KK Ditunda, Ini Kata Wali Kota Tasik..

1194
1

INDIHIANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menunda pendistribusian bantuan sosial (bansos) bagi 11.452 kepala keluarga (KK).

Sebelumnya, direncanakan pekan ini, bantuan yang bersumber dari APBD Kota Resik itu didistribusikan untuk menyisir warga yang urung dicover Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga : Nyalip Dari Kiri, Pengemudi Motor Terlindas Truk di Kadipaten Tasikmalaya

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menjelaskan keputusan tersebut diambil lantaran pekan ini bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tambahan turun.

Dimana terdapat 752 penerima di antaranya, direncanakan mendapat bansos juga dari APBD Kota Tasikmalaya.

“Maka kami pending, sehubungan adanya bantuan kementerian. Sebab, dari data yang kita terima, ada penerima yang double apabila bantuan dari APBD kota juga dieksekusi, maka kita mohon masyarakat sabar ini hanya persoalan waktu saja,” tuturnya usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (30/9).

Loading...

Kemudian, lanjut Budi, sejumlah bantuan pun akan cair beberapa waktu lagi dari Provinsi Jawa Barat. Di mana, bantuan tersebut dicairkan atas usulan masyarakat yang secara langsung menyampaikan melalui kanal sapawarga Jawa Barat.

“Maka tunggu dulu, jangan sampai terjadi double bantuan lagi. Sebab, ada juga masyarakat yang mengusulkan secara direct melalui sapawarga, dan itu kan tidak melalui kita,” kata Budi.

Menurutnya, pemkot sudah menyiapkan alokasi bantuan bagi 11.452 KK dengan jumlah nominal 2 x Rp 300 ribu, asumsi untuk dua bulan dicairkan secara langsung.

“Sebetulnya tinggal dicairkan. Tetapi di perjalanan ternyata ada beberapa perubahan, pusat tiba-tiba menambah alokasi bantuan, provinsi pun akan cairkan usulan dari sapawarga,” paparnya.

“Dan memang alokasi yang kita siapkan ini, kan tujuannya untuk sapu bersih. Memastikan semua masyarakat yang terdampak dan layak diberikan bantuan itu terbagi secara merata,” sambung Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya itu.

Dia menambahkan sejauh ini realisasi bansos Covid-19 yang merupakan kewenangan Kota Tasikmalaya sudah tuntas. Pihaknya tinggal memonitor pencairan dari pusat dan provinsi untuk menyortir penerima mana saja yang sudah dapat bansos.

Baca juga : Kasus Corona Membludak, Pemkot Tasik Buka Donasi APD

Diharapkan Budi, masyarakat bisa menunggu. Sebab pemkot harus mempertanggungjawabkan distribusi bantuan ketika terjadi duplikasi.

“Juga kita memastikan apabila ada warga yang benar-benar membutuhkan dan tidak dapat bantuan dari alokasi mana pun, kita sapu bersih. Jadi kita tunggu, keluarkannya nanti bagi yang belum kebagian,” tegas dia. (igi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

  1. Gs d pending dui wae ath bud,, hadeuuu ti pusat di titah 3×500, kara sakali ge leungit jadi tahap kadua jeng k tiluna na di kurangan, padahal pusat mh nitah mun gs tamat tahap k tilu nu 500, diperpanjang tpi ngan satengahna, ieu mh boro boro tahap k dua langsung dikurangan tengteuingeun pamimpin urg mh butuh keneh duit sakitu hadeuuu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.