Bansos untuk LSM/Ormas di Kota Tasik Dipotong

103
0
Yudi Kustiadi Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Dana hibah atau bantuan sosial bagi lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (ormas) di Kota Tasikmalaya tahun 2020, tampaknya tidak akan sesuai dengan pengajuan. Pasalnya, kondisi pandemi mengharuskan anggaran diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya , Yudi Kustiadi menyebutkan ada 80 LSM/ormas yang mengajukan proposal bansos untuk tahun 2021. Nilai total yang diajukan yakni Rp 3,18 miliar.

“Bantuan itu untuk membantu LSM/ormas dalam mendukung visi misi Pemerintah Kota Tasikmalaya,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (4/12).

Melihat potensi 2021 masih dalam suasana pandemi, bansos tersebut akan dipotong. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa persentase pemotongannya.

“Kalau melihat dari refocusing kemarin (2020), pemangkasannya sekitar 40% sampai 60%,” ujarnya.

Loading...

Baca juga : Diduga Lakukan Politik Uang ,Tim Azies-Haris Dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Tasik

Beda halnya dengan bantuan bagi dana partai politik (parpol) yang tidak terkena pemotongan. Hal itu, karena besarannya sudah ditentukan oleh undang-undang yakni disesuaikan dengan jumlah raihan suara di Pileg. “Satu suara itu dihitung Rp 2.077, tinggal dikalikan dengan jumlah raihan suara,” terangnya.

Untuk bantuan dana parpol di tahun 2021 sendiri, jumlahnya sekitar Rp 1,2 miliar. Hanya parpol yang memiliki kursi saja yang berhak mendapat bantuan tersebut. “Jadi dari 17 parpol, yang dapat hanya 10 parpol saja,” ujarnya.

Untuk melancarkan pencarian bansos tersebut, pihaknya meminta baik parpol maupun ormas dan LSM harus tertib administrasi. Khususnya dalam hal laporan pertanggungjawaban agar tepat waktu. “Batasnya akhirnya 10 hari setelah tahun anggaran selesai,” tuturnya.

Jika LPJ tidak juga dilaporkan atau terlambat, kata Yudi, hal itu akan berpengaruh pada proses pencairan bansos selanjutnya. “Ya kalau tidak tertib bisa ditangguhkan,” terangnya.

Di tahun 2021 nanti, pihaknya bukan hanya memfasilitasi pengajuan bansos saja. Di regulasi yang baru, bantuan tersebut masuk dalam anggaran Badan Kesbangpol.

“Di aturan permendagri, anggarannya sekarang dari Kesbang,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.