Bantu BNN Ungkap Kasus Besar Narkoba, Kapolsek Rajapolah Tasik & Anggota Raih Penghargaan

99
0
radartasikmalaya.com
Kapolresta Tasik, AKBP Doni Hermawan menyerahkan penghargaan kepada personel Polsek Rajapolah, Senin (16/11) pagi. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kinerja anggota Polsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya ini patut diapresiasi.

Meski sehari-hari bertugas di Polsek, namun mampu membantu mengungkap kasus di Institusi lain. Yakni BNN Tasikmalaya.

Mereka adalah Kapolsek Rajapolah, AKP Dede Darmawan Dan Anggotanya yakni Aiptu Budi Yuana, Aiptu Agus Subahtiar,Bripka Dwi Sarjito,Bripka Tony Andriana,Bripka Asep Mulyana dan Bripda Ahkdan Kamarujam.

Kapolsek dan Keenam anggota Polsek ini tak hanya berdedikasi di satuannya, tapi jago juga mengungkap kasus Narkoba jenis sabu -sabu sebanyak 13 Kg bersama Badan Narkotika Nasional (BNN)Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Kapolsek Rajapolah berserta lima anggotanya mampu membantu BNN mengungkap kasus besar Narkoba di wilayah Hukum Polsek Rajapolah.

Atas loyalitasnya ini, Kapolsek Rajapolah Dan Lima Anggotanya dianugerahi penghargaan oleh Kapolresta Tasikmalaya.

Pemberian penghargaan untuk anggota yang berprestasi itu dilakukan di Halaman Apel Mapolresta Tasikmalaya, Senin(16/11) pagi.

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan menyatakan, reward ini diberikan bagi Kapolsek Rajapolah Dan Lima anggota Polsek yang telah berkerja keras, loyal dan berdedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas.

“Kami memandang perlu untuk menghargai kerja keras yang sudah dilakukan oleh para personel polsek dengan memberikan suatu reward,” Katanya.

Kegiatan pemberian reward atau penghargaan tersebut dihadiri para PJU Polresta Tasikmalaya, para Kapolsek dan para personel lainya.

Selain itu, Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Rajapolah yang telah mendapat penghargaan kepada personel yang berprestasi.

Doni menuturkan, hal itu selaras dengan program prioritas Kapolri, yaitu mewujudkan SDM Unggul sehingga dapat memicu semangat kerja personil yang lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Bersama Polsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya berhasil menggagalkan pengiriman 13 Kg narkoba jenis sabu dari sebuah bus umum di Jalan Rajapolah, Tasikmalaya, Rabu (16/9) sore.

Dari hasil pengembangan, ditetapkan seorang tersangka berinisial F yang merupakan Bos Perusahaan Otobus (PO) PT Pelangi Arta Kana, pengelola Bus Pelangi berpelat BL 7308 AK.

Kepala BNN Perwakilan Jawa Barat, Brigjen Sufyan Syarif mengatakan, bos perusahaan bus asal Aceh tersebut dijerat pasal berlapis.

Yakni Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2003 tentang tindak pidana pencucian uang.

“Khusus F yang berperan sebagai pengendali akan dijerat dikenakan pasal berlapis,” kata Sufyan saat itu.

Disebutkannya, penangkapan tersangka dilakukan di Tanggerang, tak berselang lama seusai tim BNN dibantu Polsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya, menggerebek bus tersebut.

Sebelumnya, BNN sudah menangkap seorang pria berinisial ED asal Tasikmalaya, sopir bus berinisial HR asal Medan dan kernet bus AM asal Medan.

Ketiganya ditangkap dari dalam bus bersama barang bukti 13 Kg sabu, yang disembunyikan dalam bagian bawah lorong bus yang telah dimodifikasi. Tepatnya di dalam jok dekat sopir.

“Hingga saat ini tersangka kasus gembong narkoba yang dikendalikan F, baru berjumlah empat orang. BNN masih terus mengembangkan kasusnya,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.