Bantu Kembangkan Wilayah Penghasil Kentang

17
PENGABDIAN. Tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Garut melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug. Uniga untuk Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Tim dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Garut kembali melaksanakan pengabdian terhadap masyarakat. Kali ini kegiatan yang dibiayai Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) diadakan di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug.

Ketua Tim Dosen Faperta Uniga Rama Adi Pratama mengatakan pendampingan diberikan kepada petani kentang di wilayah Cigedug. Tujuannya mendorong tumbuhnya kawasan baru yang mandiri penghasil komoditas lokal pertanian. “Kami kembangkan di wilayah Cigedug, karena daerah ini merupakan salah satu wilayah penghasil kentang tertinggi di Garut,” ujar dia dalam rilis yang diterima Rakyat Garut, Senin (12/8).

Dalam pelatihan dan pendampingan para dosen Faperta Uniga memberikan berbagai aspek kepada para petani kentang. Seperti aspek produksi, tim dosen memberikan pelatihan kepada petani tentang penangkaran dan penggunaan benih kentang berkualitas agar hasil produksi meningkat serta tahan terhadap hama dan penyakit.

Pada kegiatan ini, para dosen juga membangun screen house dan ruang aklimatisasi skala laboratorium dengan teknologi sederhana. Dengan dua ruangan ini, nantinya para petani bisa menghasilkan benih kentang berkualitas, minimal untuk memenuhi kebutuhan benihnya kentang sendiri ataupun menyokong kebutuhan benih antara satu wilayah dengan wilayah yang lain.

“Diharapkan dengan menggunakan teknologi sederhana di dua tempat ini dapat diaplikasikan langsung dimasyarakat, sehingga para petani di sini bisa lebih mandiri terutama untuk memenuhi kebutuhan bibit kentang,” kata dia.

Selain pelatihan aspek produksi, pihaknya juga memberikan pelatihan mengenik aspek manajemem usaha, analisis ekonomi dan aspek penanganan pascapanen kentang. Pelatihan diberikan untuk mengembangkan unit usaha dari kentang sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Dengan begitu petani kentang tidak hanya bertumpu pada hasil kentang yang harganya masih bergantung pada pasar. “Kentang selain dapat dijual segar juga dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai jual yang tinggi seperti keripik kentang dan lain-lain. Jadi kita berikan ilmunya kepada petani dalam kegiatan ini,” katanya.

Selain memberikan pelatihan di Kecamatan Cigedug, para dosen Fakultas Pertanian Uniga Program Studi Agribisnis yang terdiri dari Dr Tintin Febrianti SP, MP dan Vela Rostwentivaivi SE, MSi serta dosen Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Ati Atul Quddus SPt, MSi ini juga menjalin kerja sama dengan Taman Teknologi Pertanian Cikajang dan memperluas kemitraan petaninya ke daerah lainnya seperti di Desa Simpang Kecamatan Cikajang. (yna/rls)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.