Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Bantu Pemberdayaan Masyarakat Selatan

127
0
PELEPASAN. Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng melepas mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di wilayah Garut bagian selatan secara simbolis dalam upacara pelepasan yang dilaksanakan pada hari Senin (26/2).

GARUT – Sebanyak 1.168 mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Garut (Uniga) tahun akademik 2017/2018 resmi dilepas pada Senin (26/2). Upacara pelepasan dipimpin Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Garut Bidang Pemerintahan Drs H Didit Fajar Putradi MSi didampingi Rektor Uniga Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng
Dalam sambutannya, Didit berharap KKN Uniga dapat membantu pemerintah daerah dalam mengimplementasikan program-programnya kepada masyarakat.

“Kami sangat memahami dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Uniga dengan mengambil lokasi KKN di wilayah selatan. Tujuannya jelas untuk membantu pemberdayaan masyarakat desa dari berbagai sektor yang disesuaikan dengan latar belakang keilmuan yang dimiliki oleh setiap mahasiswa,” katanya dalam rilis yang diterima Rakyat Garut, Rabu (28/2).

Dalam jangka pendek, lanjutnya, mahasiswa bisa membantu serta berbagi pengalaman tentang apa yang menjadi program masyarakat desa dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Para peserta KKN nantinya akan bertemu dengan para camat serta stafa dan kepala desa yang merupakan alumni Uniga.

“Mudah-mudahan ini bisa memudahkan proses sosialisasi program KKN di lapangan. Saya sendiri pun merupakan alumni Universitas Garut,” ungkap didit.

Rektor Universitas Garut Dr Ir H Abdusy Syakur Amin MEng mengungkapkan KKN tematik 2018 berbasis education for sustainable development. Artinya, pendidikan untuk pembangunan yang berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan.

“Hal ini dilakukan karena permasalahan di tengah masyarakat memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Sehingga solusi yang ditawarkan tidak bisa dilihat dari satu perspektif saja,” paparnya.

KKN Uniga tahun 2018 dibagi menjadi 53 kelompok. Mereka disebar ke lima kecamatan dan 44 desa di kawasan Garut selatan (Garsel). Diantaranya Kecamatan Bayongbong 18 desa, Kecamatan Cigedug lima desa, Kecamatan Cikajang 12 desa, Kecamatan Pamulihan lima desa dan Kecamatan Cihurip 4 desa.

Setiap desa diterjunkan satu kelompok. Khusus untuk Kecamatan Cihurip dan Kecamatan Pamulihan diterjunkan dua kelompok yang terdiri dari 20 sampai 24 mahasiswa setiap kelompoknya. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.