Bantuan Asing Senilai Rp 229, 5 Sudah Masuk

5

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Pemerintah telah menerima bantuan tunai Rp229,5 miliar dari sembilan negara. Dana itu akan digunakan untuk memulihkan situasi pasca gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketua Subsatgas Pen­dam­pingan Pusat Bencana Sulteng Kemenkopolhukam, Achmad Djamaludin, bantuan tersebut langsung diteruskan ke rekening Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Data yang kami dapatkan sudah ada sembilan negara yang memberi bantuan dalam bentuk tunai. Jumlah ini kami perkirakan akan terus bertambah,” ujarnya pada jumpa pers di Gedung BNPB, Senin (8/10).

Sembilan negara yang memberikan bantuan meliputi, Korea Selatan (Rp15 miliar), Tiongkok (Rp3 miliar), Uni Eropa (Rp25,5 miliar), Jerman (Rp25,5 miliar), Venezuela (Rp150 miliar), Vietnam (Rp1,5 miliar), Kamboja (Rp3 miliar), Australia (Rp7,5 miliar), dan Laos (Rp1,5 miliar).

Kata Achmad, bantuan tunai akan digunakan sesuai dengan kebutuhan saat ini. “Apakah akan digunakan untuk status tangap darurat atau pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi itu kita akan sesuaikan. Dana akan kita gabung dengan bantuan pemerintah,” jelasnya.

Peran bantuan asing dinilai cukup membantu. Terutama pada saat evakuasi korban dan menyiapkan keperluan logistik. Diungkapkan Achmad, saat ini pemerintah juga berharap bantuan luar negeri untuk tahap pemulihan dan rekonstruksi.

Terutama dalam membantu perbaikan dan pembangunan infrastruktur. “Sampai hari ini kan (kemarin) sudah 29 negara menawarkan bantuan. Dan tak semua kita terima, karena kita sesuaikan dengan kebutuhan,” tandasnya. (rdi/fin)

loading...