Bantuan Dana untuk Tim Covid-19 RT & RW Siap Disalurkan Pemkot Tasik, Namun..

566
0
H Ivan Dicksan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya

BUNGURSARI – Pemerintah Kota Tasikmalaya menjawab keluhan dari RT dan RW terkait penanganan Covid-19. Namun demikian, Pemkot belum bisa memastikan besaran dan sumber anggarannya.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan mengakui RT dan RW mempunyai peranan dalam menangani situasi pandemi Covid-19 ini. Maka dari itu pihaknya akan mengupayakan pemberian insentif kepada mereka.

Baca juga : Lina Masih Punya Peluang Besar di Pilbup Tasikmalaya

“Ya memang mereka juga punya andil,” ungkapnya kepada Radar, Senin (13/4).

Akan tetapi, kata dia, sementara ini pihaknya belum bisa memastikan sumber anggarannya. Hal ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kinerja RT dan RW. “Masih kita kaji, tapi pasti kami akan usahakan,” ujarnya.

Selain itu perlu juga dilakukan inventarisasi terhadap kinerja dan kebutuhan RT dan RW. Hal itu untuk mengetahui berapa insentif dan bantuan yang perlu diberikan. “Karena bukan penanganan Covid saja, tapi RT dan RW juga membantu mendata warga penerima bantuan sosial efek Covid,” tuturnya.

Disinggung soal program RW Siaga yang sebelumnya dicanangkan pemerintah, sampai saat ini memang belum terealisasi. Pihaknya belum bisa banyak memberikan penjelasan sebelum pengkajian selesai. “Mudah-mudahan secepatnya, lalu kita akan laporkan ke pimpinan,” terangnya.

Ketua Asosiasi RW dan RT (ARWT) Odang Saepudin mengatakan bahwa ketua RT dan RW berasal dari berbagai kelompok masyarakat. Ada yang pedagang, pekerja sampai abdi negara. “Jadi kemampuan ekonominya bervariasi, wajar bila sebagian menginginkan perhatian dari pemerintah,” tuturnya.

Dia pun menyambut baik ketika pemerintah berencana memberikan perhatian untuk kinerja RT dan RW di masa pandemi ini. Meskipun belum diketahui berapa besaran bantuan yang akan diterima. “Mudah-mudahan setara dengan insentif rutin, jadi double,” kata Odang.

Baca juga : Positif Covid-19 dan OTG Naik Terus, Warga Kota Tasik Diminta Makin Waspada

Pihaknya pun sudah diminta untuk melakukan pendataan ulang ketua RT dan RW di Kota Tasikmalaya. Hal itu untuk mengantisipasi ada ketua RT dan RW yang tidak terakomodir hingga bisa menimbulkan kecemburuan sosial.

“Data terakhir itu 4.317, tapi kita akan pendataan ulang khawatir ada perubahan,” terangnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.