Bantuan dari Pusat Rp600 Ribu, Pemkot Tasik dan Jabar Rp500 Ribu, Berpotensi Kecemburuan

252
0
H Nana Rosadi Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya

BUNGURSARI – Bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 dari Kementerian Sosial akan segera didistribusikan pekan ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya H Nana Rosadi mengatakan bahwa bantuan pusat akan segera disalurkan. Targetnya bantuan sudah didistribusikan pekan ini.

Baca juga : Banyak Keanehan Perizinan di Kota Tasik saat Pandemi Corona

“Paling lambat didistribusikan Rabu,” ungkapnya usai mengikuti rapat di Bale Kota, Senin (18/5).

Sebagaimana diketahui bantuan dari Kementerian Sosial ini berupa uang tunai sejumlah Rp 600.000.

Jumlah tersebut lebih besar Rp 100.000 dari bantuan Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya sebesar Rp 500.000.

Disinggung potensi kecemburuan sosial, hal itu diakui oleh H Nana.

Namun dia berharap masyarakat bisa lebih bijaksana dan menerima bantuan setiap porsi bantuan dari pemerintah.

“Kami harap jangan sampai cemburu, karena bantuan dari pusat memang berbeda,” katanya.

Sementara itu pemerintah juga masih memiliki stok sekitar 527 paket bantuan untuk masyarakat.

Jumlah tersebut merupakan sisa bantuan yang ditangguhkan akibat ada tumpang tindih penerima DTKS dan Non-DTKS.

“Karena DTKS itu kan sasarannya ibu rumah tangga, kalau DTKS kepala keluarga, ada sebagian yang suami istri dua-duanya dapat bantuan,” ujarnya.

Jika dikalkulasikan dengan besaran bantuan sebesar Rp 500 ribu, bantuan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya masih mengendap Rp 263.500.000.

Rencananya sisa paket bantuan itu akan tetap dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Namun pelaksanaannya menunggu distribusi bantuan dari pusat diselesaikan.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan bantuan dari Kota Tasikmalaya sudah hampir selesai.

Baca juga : Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasik Dinilai tak Serius

Meskipun masih ada beberapa penerima bantuan yang sedang dalam proses penyesuaian identitas. “Tapi dari sekitar 17 ribu, 98% sudah sesuai,” ungkapnya.

Adapun untuk bantuan dari Provinsi Jawa Barat, kata dia, saat ini prosesnya masih berjalan. Sementara untuk bantuan dari pemerintah pusat akan segera menyusul pendistribusiannya. “Datanya sudah masuk, ada 10.000 lebih,” terangnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.