Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.4%

70%

Bantuan Kuota untuk SMA/SMK di Garut, Begini Kata KCD

83
0
Asep Sudarsono KCD Pendidikan Provinsi Jabar Wilayah XI Kabupaten Garut

GARUT KOTA – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat akan melakukan akurasi data siswa penerima bantuan kuota internet di Kabupaten Garut. Tindakan ini dilakukan supaya bantuan tepat sasaran.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jabar Wilayah XI Kabupaten Garut Asep Sudarsono mengatakan bantuan kuota internet untuk siswa SMA dan SMK akan segera direalisasikan.

Baca juga : Petugas Damkar Garut Evakuasi Ular di Tarogong Kidul

Maka dari itu, pihaknya akan melakukan akurasi data penerima terlebih dahulu sebelum bantuan turun.

“Pendataan ini untuk mengetahui kondisi siswa, jangan sampai sinyal tak ada, handphone tak ada, bantuan itu jadi sia-sia,” katanya saat dihubungi Rakyat Garut, Minggu (6/9).

Menurut dia, saat ini bantuan kuota internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa belum bisa direalisasikan langsung kepada siswa maupun orang tua siswa, karena harus dipastikan terlebih dahulu kondisi di la­pangannya, terutama kepemilik­an telepon seluler yang kemung­kinan masih ada siswa tidak me­milikinya.

“Kalau ada siswa yang tak punya, kita delegasikan ke orang tua. Kalau dua-duanya tak punya, kita akan coba bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memudahkan siswa memiliki handphone,” katanya.

Ia menyampaikan Disdik Jabar saat ini telah menginstruksikan seluruh kepala sekolah melakukan pendataan kepemilikan telepon seluler siswa, sehingga bantuan kuota bisa disalurkan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya memeriksa langsung kondisi daerah tempat tinggal siswa untuk memastikan terjangkau oleh jaringan internet, sehingga bantuan kuota itu bisa dimanfaatkan siswa.

“Tidak hanya hape, jangkauan sinyal di rumahnya juga kita cek,” terangnya.

Baca juga : 4 Karyawan Positif Corona, 3 Hotel di Kawasan Cipanas Garut Ditutup

Ia berharap pelaksanaan pendataan di lapangan dapat selesai dalam sepekan, sehingga siswa dapat memanfaatkan bantuan kuota internet untuk kegiatan belajar mengajar jarak jauh.

Setelah pendataan selesai, kata dia, pemerintah akan membagikan kartu perdana yang bisa diambil pihak sekolah, untuk selanjutnya dibagikan kepada siswa. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.