Bantuan Non Tunai di Kota Banjar Terhambat PSBB

85
0
Loading...

BANJAR – Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Banjar terhambat karena pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Awalnya, penyaluran BPNT dijadwalkan pada 27 Januari 2021.

“Terpaksa ditunda dulu karena tidak ada izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjar. Jika penyaluran BPNT bulan Januari tetap dilaksanakan, maka dikhawatirkan terjadi kerumunan di tempat-tempat e-waroeng,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Banjar Suryamah, Rabu (27/1).

Ia menjelaskan penyaluran BPNT Januari akan disatukan dengan penyaluran BPNT Februari. Pelaksanaannya direncanakan 11 Februari 2021. Jadi penerima manfaat akan mendapat dua bantuan sekaligus pada Februari mendatang.

“Nanti bantuannya dirapelkan dengan bulan Februari, karena situasinya saat ini masih pandemi dan ada larangan tidak boleh berkerumun, maka mau tidak mau kita tunda penyaluran yang bulan Januari. Mudah-mudahan nanti yang bulan Februari tanggal 11 itu tidak mundur lagi,” kata Suryamah.

Baca juga : Belajar PJJ di Kota Banjar Terganjal Kuota

loading...

Sementara jumlah penerima BPNT tahun ini dikurangi sekitar 1.378 penerima manfaat. Awalnya tahun 2020, berjumlah 10.861 penerima manfaat, tahun ini menjadi 9.483 penerima manfaat.

“Tahun ini ada pengurangan karena mungkin anggaran dari pusatnya juga di-refocusing untuk anggaran penanganan Covid-19. Pengurangan kuotanya sekitar 1.378 KPM,” kata dia.

Jumlah bantuan bagi setiap KPM bernilai Rp 200 ribu. Penerima manfaat itu bisa mencairkan bantuan dalam bentuk bahan pokok di e-waroeng yang sudah menjadi mitra penyaluran BPNT. “Ada tiga supplier, dua dari Banjar dan satu dari luar Banjar,” ucapnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.