Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Banjar Mulai Disalurkan

40
0
BANTUAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih secara simbolis memberikan beras kepada KPM dalam program Bantuan Pangan Non Tunai di Hegarsari, Rabu (3/1/2021). Cecep herdi/radar tasikmalaya
BANTUAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih secara simbolis memberikan beras kepada KPM dalam program Bantuan Pangan Non Tunai di Hegarsari, Rabu (3/1/2021). Cecep herdi/radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Januari tahun ini mulai disalurkan. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih secara simbolis meresmikan penyalurannya kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui salah satu agen e-Warong Hegar Mandiri di RT 01 RW 19 Lingkungan Pangadegan Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman Rabu (3/1/2021).

“Ini acara simbolisnya, untuk pembagian Bantuan Pangan Non Tunai dengan indeks bantuan sebesar Rp 200 ribu yang dibelanjakan dalam bentuk sembako untuk setiap KPM,” kata Ade Uu saat diwawancara usai memberikan bantuan secara simbolis kepada salah satu KPM di Kelurahan Hegarsari.

Ade Uu berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban KPM, terlebih saat masa pandemi Covid-19. Namun ia juga menekankan dalam penyalurannya, masyarakat dan pemilik e-Waroeng memperhatikan protokol kesehatan. Tidak boleh berkerumun.

“Ini juga menjadi alasan kenapa penyaluran BPNT bulan Januari telat, karena pertama diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kamudian ada kekhawatiran juga terjadi kerumunan. Karena setiap kegiatan yang mendatangkan kerumunan itu ditunda dulu,” katanya.

Sementara untuk jumlah penerima manfaat, Ade menjelaskan tahun ini ada pengurangan oleh pemerintah pusat lantaran banyak data yang tumpang tindih. Tahun lalu, penerima BPNT berjumlah 10.861 KPM. Tahun ini berkurang 1.378 KPM, sehingga totalnya menjadi 9.483 KPM.

loading...

“Jumlah penerimanya tahun ini berkurang karena ada data tumpang tindih atau ada data yang tidak valid, sehingga harus diperbaiki terlebih dahulu,” kata wali kota.

Baca juga : Pegawai Positif Covid-19, Pelayanan Kantor Kelurahan Banjar Tutup

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Banjar Suryamah mengatakan setiap KPM akan menerima bantuan sebesar Rp 200 ribu namun dalam bentuk sembako yang terdiri dari unsur karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin dan mineral.

“Nanti penerima bantuan melakukan transaksi di e-Warong. Dana yang masuk melalui Bank BNI sebesar Rp 200 ribu digesek atau dibelanjakan di e-Warong yang terdaftar sebagai mitra pemerintah dalam bentuk sembako. Bantuannya setiap bulan selama satu tahun,” kata dia.

Jenis bantuan yang disiapkan berupa beras premium 10 kilogram (kg), telur 1 kg, daging ayam 0,5 kg, buah 0,5 kg, kacang tanah 0,35 gram, kacang hijau 0,35 gram, dan tempe 1 papan.

“Pengambilan bantuannya di 42 agen atau e-Waroeng se-Kota Banjar. Target pendistribusiannya dilakukan secepatnya dengan memperhatikan protokol kesehatan,” kata dia.

Selain telah dilakukan simbolis, Dinsos P3A Kota Banjar juga mengecek dua gudang beras milik supplier di Kota Banjar. Beras-beras tersebut sedang dalam proses pengemasan untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh agen atau e-Warong. Pengecekan itu dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras sesuai dengan program bantuan. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.