Bantuan Rp150 Ribu & Beras 20 Kg Hari Ini Disalurkan ke Warga Kota Banjar

1446
3

BANJAR – Sebanyak 8.531 kepala keluarga (KK) dari empat kecamatan di Kota Banjar akan menerima bantuan beras sebanyak 20 Kg dan uang tunai Rp150 ribu dari Pemkot Banjar.

Bantuan itu khusus untuk warga yang terdampak covid-19 dan belum terdata sebelumnya sebagai penerima bantuan apapun dari pemerintah, baik PKH, BPNT, maupun bantuan sembako dari provinsi.

“Tahap perama akan kami salurkan kepada 8.531 KK terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan apapun sebelumnya. Warga terdampak ini sebelumnya di data dan diusulkan oleh RT, RW, ke Desa. Pemerintah Desa atau Kelurahan kemudian menyampaikan ke Dinas Sosial,” papar Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih usai pelepasan bantuan di pendopo Kota Banjar, Rabu (7/5).

Berita terkait : Duuhh.. Di Kota Banjar Gakin Ini Terima Sembako & Rp150 Ribu, Diminta Ongkos Bensin 20 Ribu

Wali Kota meminta pihak bulog sebagai penyedia beras medium harus bisa menyetok kebutuhan untuk penyaluran bantuan jaring pengaman sosial tersebut.

“Semoga ini empat hari kedepan sudah selesai ya penyalurannya,” harap Ade Uu.

Wakil Wali Kota Banjar, H Nana Suryana yang turut hadir dalam seremoni penyaluran bantuan tersebut.

Dia mengatakan, bantuan Rp150 ribu tidak boleh dipotong oleh siapapun, sebab untuk biaya antar dari desa ke penerima sudah ada anggarannya khusus.

Begitu pun dengan bantuan beras 20 Kg, penerima bantuan harus menerima utuh sesuai besaran bantuan.

Total anggaran yang dikeluarkan untuk jaring pengaman sosial bantuan beras dan uang tunai ini diambil dari Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp9,6 miliar, dari total keseluruhan BTT Rp32 miliar.

“Tekhnis penyalurannya melalui desa dan kelurahan. Untuk uang tunai itu di transfer ke rekening desa, nanti oleh desa akan disalurkan melalui RT ke para penerima,” kata H Nana.

Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar mengatakan, bantuan dari dari APBD Kota Banjar ini merupakan tahap pertama.

Tahap kedua input data masih terus dilakukan oleh desa dan kelurahan, mereka (desa dan kelurahan) terus menyisir warga terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan.

“Sekitar 17 ribu lebih itu data penerima bantuan yang sudah masuk ke kami. Tahap pertama kami salurkan untuk 8.531 KK. Sisanya tahap kedua sambil menunggu input data yang lain, barangkali ada tambahan lagi dan sambil cek barangkali ada data yang double bantuan,” tuturnya.

(cecep herdi)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.