Banwaslu : Pengawas TPS Harus Kompeten, Berintegritas dan Netral

10

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran memastikan pengawas tempat pemungutan suara (TPS) harus kompeten, berintegritas dan netral.

“Yang terpenting mereka tidak berafiliasi dengan calon mana pun, karena sebagian syarat seorang pengawas TPS,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan kepada Radar, Rabu (7/2).

Pihaknya akan merekrut sebanyak 1.350 pengawas TPS, minimal berusia 25 tahun bisa bergabung. ”Tufoksi mereka adalah mengawasi proses pemungutan suara, tapi mereka juga harus bekerja saat masa tenang dan sesudah pemungutan,” jelasnya.

Adanya pengawas TPS, kata dia, diharapkan bisa menjadi mutu pengawasan penyelenggara pemilu. Apalagi pengawas merupakan ujung tombak Bawaslu. ”Disitulah yang cukup substansi dalam penyelenggaraan pemilu,” tuturnya.

Para pengawas, sambung dia, jangan sampai kecolongan, apalagi ada perselisihan saat pemungutan dan penghitungan suara.

”Untuk itu saya minta kepada pengawas TPS, bekerja secara optimal, dokemntasi juga harus rapi,” ucapnya.

Menurutnya, sinkronisasi C7, kehadiran dan surat suara yang ada dan C1 pleno harus didokumentasikan. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.