Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.4%

20.4%

8.4%

66.9%

Banyak Cafe dan Coffee Shop di Kota Tasik Langgar Jam Tutup PSBB

287
0

KOTA TASIK – Pandemi Covid-19 (corona) di Kota Tasik masuk pada fase Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap IV, menuju New Normal.

Hal ini membuat berbagai aktivitas masyarakat mulai ada pelonggaran. Namun tetap dengan tidak mengesampingkan protokol kesehatan.

Apalagi sampai membuat kerumunan masyarakat dan tak taat jam tutup usaha.

Hal itu terjadi pada beberapa Cafe atau Coffee Shop (kedai kopi) di sekitar Jalan Sutisna Senjaya, Simpang Lima, Padayungan dan lain sebagainya yang melanggar jam tutup usaha.

Maka, Satpol PP Kota Tasik dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, semalam (Senin, 22/06) sekitar pukul 22.00 WIB melakukan razia untuk memberikan teguran.

Termasuk menutup paksa alias melakukan penyegelan karena lebih dari 3 kali diingatkan malah tetap tak taat.

“Cafe di Simpang Lima ada yang kita segel,” ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP, Yogi Subarkah kepada radartasikmalaya.com, Selasa (23/06) pagi.

Terang Yogi, yang dihubungi melalui ponselnya, pihaknya semalam sengaja melakukan razia cafe dan coffee shop di hampir belasan titik itu karena banyaknya informasi dari masyarakat bahwa aktivitasnya melebihi jam buka yang telah ditetapkan.

“Sesuai regulasi Perwalkot Nomor 19 tahun 2020, bahwa restoran, rumah makan, cafe atau usaha sejenis yang berdiri sendiri buka dari jam 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Maka dari itu semua harus taat aturan jam tersebut,” terangnya.

Dia menambahkan dalam razia tadi malam, terdapat 5 cafe lainnya yang baru mendapatkan teguran ke-3.

Jika mereka masih saj membandel, maka pihaknya tak segan-segan untuk melakukan penyegelan alias menutup paksa

“Yang di Simpang Lima karena sudah 3 kali kita tegur masih saja melanggar, masih buka lewat jam sepuluh malam. Kan itu harusnya sudah tutup. Lima cafe lainnya baru sampe teguran ke-3,” tambahnya.

Jelas Yogi, pihaknya akan terus secara rutin mengawasi aktivitaa lokasi usaha tersebut. Karena jangan sampai melanggaf aturan PSBB tahap IV menuju New Normal ini.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.