Banyak Data Double, Penyaluran Bantuan Pemprov untuk Warga Kota Banjar Macet

139
0
BANTUAN. Petugas antar membawa paket dari kantor Pos Banjar belum lama ini. Bantuan untuk warga itu sudah disalurkan sebanyak 90 persen. cecep herdi / radar tasikmalaya
BANTUAN. Petugas antar membawa paket dari kantor Pos Banjar belum lama ini. Bantuan untuk warga itu sudah disalurkan sebanyak 90 persen. cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa sembako senilai Rp 350 ribu dan uang tunai Rp 150 ribu sudah tersalurkan 90 persen dari total penerima bantuan 1.089 kepala rumah tangga sasaran (KRTS). Hal tersebut dikatakan Kabid Koperasi dan UMKM Dinas KUKMP Tatang Nugraha.

Dia mengatakan penyaluran bantuan masih berlangsung di Kecamatan Langensari.

“Per hari ini (kemarin, Red) sedang disalurkan ke Kelurahan Bojongkantong, Desa Kujangsari dan Desa Rejasari,” kata Tatang Selasa (5/5).

Tatang menjelaskan penyaluran bantuan masih terkendala data penerima yang tumpang tindih di setiap desa dan kecamatan. Sehingga penyaluran belum terlaksana 100 persen.

“Kendalanya masih ada data yg tumpang tindih, sehingga data dinamis yang diverifikasi oleh desa dan kelurahan,” ungkapnya.

Data tumpang tindih atau double juga dibenarkan Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar Asep Tatang Iskandar. Ia menjelaskan kejadian data penerima bantuan double karena Pemprov Jabar mengambil data penerima bantuan dari data DTKS pusat.

Loading...

“Ada dua gelombang kan untuk bantuan ini. Ini merupakan bantuan dari provinsi yang data penerimanya diambil dari DTKS, sehingga terjadi double data penerima. Bukan data yang kita usulkan sebelumnya yakni data non DTKS. Kalau data penerima bantuan non DTKS yang kita usulkan itu masih proses menunggu hasil dari provinsi,” katanya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.