Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.2%

Banyak Jalan Tikus Menuju Objek Wisata Pangandaran

315
0
LENGANG. Objek Wisata Batu Hiu masih terlihat sepi setelah dibuka oleh pemerintah, Senin (22/6). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
LENGANG. Objek Wisata Batu Hiu masih terlihat sepi setelah dibuka oleh pemerintah, Senin (22/6). Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Retribusi masuk ke objek wisata di Kabupaten Pangandaran masih terjadi kebocoran. Salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya jalan tikus yang dengan mudah bisa dilalui oleh siapa pun.

Ketua Pelaksana Tim Khusus Retribusi Wisata Pangandaran Dadan Sugista mengatakan, jalan pintas atau jalan tikus menuju beberapa objek wisata kadang digunakan oleh para wisatawan nakal yang tidak mau membayar karcis dan itu merupakan kebocoran retribusi.

“Terutama menuju Pantai Pangandaran ada beberapa jalan pintas yang biasanya digunakan oleh pengemudi motor,” ujarnya kepada wartawan, Senin (22/6).

Baca Juga : Perahu Terbalik di Tengah Laut, 2 Hari 2 Malam 3 Nelayan Pangandaran Terapung

Kata dia, untuk masuk objek wisata sendiri tidak terlalu mahal biasa retribusinya. Namun, masih banyak saja para pengunjung yang memanfaatkan jalan tikus untuk bebas tanpa membayar retribusi.

“Masuk ke Pantai Pangandaran contohnya cuma membayar Rp 14.000 untuk satu motornya, itu termasuk asuransi,” jelasnya.

Lanjut dia, salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kebocoran itu dengan mengerahkan petugas Satpol PP dan Jaga Lembur baik itu di pintu masuk maupun di jalur tikus tersebut.

“Segala upaya dilakukan, karena cukup disayangkan jika retribusi andalan kita sampai bocor,” jelasnya.

Baca Juga : Bumi Perkemahan Pananjung Pangandaran Ambruk

Menurutnya, diharapkan sekali para wisatawan datang ke Pangandaran bisa masuk melalui pintu resmi, sehingga bida membayar retribusi. Karena retribusi ini nantinya juga untuk membuat objek wisata lebih baik lagi dalam hal penataan dan perawatannya.

“Ya jangan sampai membuat nakal dengan masuk ke jalan tikus,” katanya.

Sulistiani (24), pengunjung asal Ciamis mengaku tidak tahu menahu ada jalur tikus menuju beberapa objek wisata Pangandaran, terutama daerah pantai.

“Saya tahunya lewat pintu utama saja, terus yang ke pantai timur itu,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.