Banyak Pelanggaran, Pembatasan Jam Malam di Kota Tasik Diperketat

2170
0
radartasikmalaya.com
Tim Gugus Tugas Kota Tasik saat menegur salah satu coffeshop soal jam operasional, Senin (13/10) lalu. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Kabid Trantibumas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah mengatakan, sejak berlakunya pembatasan kegiatan malam, para pelanggar dari pelaku usaha meningkat.

Menurut dia, pelaku usaha umumnya mengeluhkan batas waktu operasional yang terlalu cepat. Yaitu pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB. Apalagi diperpanjang 14 hari.

“Banyak alasannya mah. Tapi yang dikeluhkan pengusaha mah waktu yang terlalu dini, sementara jam delapan malam itu lagi mulai pengunjung datang,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Selasa sore (13/10).

Namun, terang dia, petugas di lapangan tak memberi toleransi. Seluruh kegiatan, kecuali beberapa usaha yang diperbolehkan, harus berhenti pasa pukul 20.00 WIB.

Ia menerangkan, petugas juga terus memberikan penjelasan dan pemahaman saja ke para pelaku usaha.

Namun, jika masih melanggar, petugas tak akan segan menyegel tempat usaha mereka. “Yang udah pernah diberi peringatan, kita segel,” terangnya.

Berdasarkan data Satpol PP Kota, hingga Senin (12/10) kemarin, jumlah pelanggar yang telah diberikan sanksi sosial sejak adanya peraturan wali kota terkait protokol kesehatan, berjumlah 3.993 orang dan 237 orang dikenakan sanksi denda.

Sementara itu untuk tempat usaha seperti minimarket, coffeeshop dan lainnya, sebanyak 93 pelaku usaha telah diberi peringatan tertulis dan 26 usaha ditutup sementara.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.