Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Banyak Perusahaan di Pangandaran Masih Tak Patuh LKPM

15
0
Ijah Watijah Kepala Seksi Promosi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pangandaran
Ijah Watijah Kepala Seksi Promosi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pangandaran

PANGANDARAN – Sebagian be­s­ar perusahaan di Kabupaten Pa­ngandaran banyak yang tidak me­lakukan Laporan Kegiatan Pe­nanaman Modal (LKPM). Pada­hal itu merupakan sebuah kewajiban.

Kepala Seksi Promosi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pangandaran Ijah Watijah mengatakan LKPM memang wajib dilakukan berdasarkan regulasi yang ada.

”Terutama bagi perusahaan yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), harus melakukan pelaporan setiap triwulan,” ujarnya kepada Radar, Rabu (9/10).

Menurutnya, perusahaan yang investasinya di atas Rp 500 juta sangat diwajibkan untuk melakukan pelaporan LKPM.

”Hingga saat ini, tercatat baru ada 10 perusahaan dari 50 perusahaan yang melakukan pelaporan LKPM,” katanya.

Sebetulnya, menurut dia, melakukan pelaporan investasi sangatlah mudah, terutama melalui cara online.

”Laporanya bisa langsung ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, melalui sistem online,” tuturnya.

Ijah menambahkan jika satu perusahaan tidak melakukan pelaporan investasi secara terus menerus, sanksinya bisa dijatuhi pencabutan izin usaha. ”Biasanya ada teguran dulu secara tertulis,” paparnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.