Dari 5.504, Hanya 125 Orang yang Lolos SKD

Banyak Peserta CPNS Tumbang di Tes Kepribadian

737

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Usai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS untuk pengisian 277 formasi Pemkot Tasikmalaya. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengaku cemas dengan raihan skor yang dihasilkan peserta.

“Katanya banyak peserta tak lolos di materi kepribadian. Dari 100 soal itu kan ada 3 jenis tes dikerjakan selama 90 menit. Kita khawatir, sebab peserta daerah lain pun banyak yang tak lolos passing grade,” ujarnya saat ditemui di Hotel Horison Tasikmalaya, Senin (5/11).

Menurutnya, dari 277 formasi yang dijata­hkan Pemerintah Pusat bagi Kota Tasik­malaya, 12 diantaranya tidak terserap. Lantaran sepinya pendaftar terhadap formasi dokter spesialis dan formasi bagi penyandang disabilitas. “Dari formasi 277 itu, kan 12 formasi tidak terisi. Berarti tersisa 265. Kalau kurang dari itu, peserta yang lolos passing grade SKD, bagaimana? Ya kita serahkan semua keputusan di pusat,” tuturnya.

Dari informasi yang didapatkan, kata Budi, kebanyakan peserta gugur dalam materi Tes Kompetensi Pribadi (TKP) dengan bobot skor minimal 143.

“Memang banyak yang tumbang di TKP. Ada yang intelegensi umumnya bagus, wawasan kebangsaan bagus, tapi di sana (TKP, Red) kurang dari passing grade. Nanti, kita coba mungkin ada kelonggaran atau kebijakan lain dari pusat,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menyebutkan dari hasil rekap sementara, peserta yang lolos pada tahapan SKD hanya sebanyak 125 orang, dari jumlah keseluruhan peserta 5.504 orang. “Tapi itu belum final, karena ini masih rekap sementara. Banyak yang mepet lulusnya termasuk formasi dokter banyak tidak lolos di TKP yang ambangnya 143, ada yang hanya 142 atau hanya 140,” jelasnya.

Pihaknya tidak ingin melebihi ketentuan pusat. Saat ini, tetap berpegangan terhadap hasil rekap resmi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) sambil menunggu penetapan pada 22 November mendatang. “Kita harap ada kebijakan lain, sehingga formasi bisa terisi. Sebab, kebutuhan kepegawaian kita memang sudah harus dilakukan pengisian,” terangnya.

Sementara itu, dari hasil rekap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 8148 peserta yang mengikuti SKD CPNS, 280 peserta diantaranya melampaui passing grade. Namun, angka tersebut kurang dari jumlah formasi yang dibutuhkan yakni sebanyak 536 formasi.

“Dari 8 ribu lebih peserta yang memenuhi passing grade hanya 280, harusnya 1.500 yaitu 3 kali dari kuota, supaya bisa melanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya H Abdul Kodir.

Untuk itu, pihaknya menyerahkan kebijakan sepenuhnya terhadap Panselnas. Pemerintah daerah hanya dapat berharap ada kebijakan supaya kuota seluruhnya terpenuhi dan para pegawai baru bisa segera bertugas. “Kami harap ada pengkajian lagi dari pusat terhadap jumlah peserta untuk mengikuti tes selanjutnya. Karena, kalau terus berdasarkan passing grade TWK, TIU dan TKP, kita yang lolos SKD saja sangat kurang dari jumlah kuota yang dibuka,” pungkasnya. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.