Banyak yang Batal, Baru 363 Nakes di Kota Banjar Divaksin

26
0
SAMBUTAN. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr H Andi Bastian saat memberi sambutan dalam pencanangan vaksinasi bagi pejabat di aula RSUD Kota Banjar belum lama ini. Dia menyebut tak ada kendala dalam vaksinasi terhadap tenaga kesehatan. Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya
SAMBUTAN. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr H Andi Bastian saat memberi sambutan dalam pencanangan vaksinasi bagi pejabat di aula RSUD Kota Banjar belum lama ini. Dia menyebut tak ada kendala dalam vaksinasi terhadap tenaga kesehatan. Anto Sugiarto/Radar Tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksinasi baru sebanyak 363 orang. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar dr H Andi Bastian.

Andi mengatakan pelaksanaan vaksinasi terhadap nakes tidak ada kendala. Hanya saja saat dilakukan skrining ada beberapa tenaga kesehatan yang muncul komorbid-nya.

“Di setiap lokasi vaksinasi ada yang muncul komorbid-nya, ada juga yang lagi hamil, menyusui dan lainnya sehingga ditunda,” kata dia kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Baca juga : HUT Satpam di Kota Banjar, Ini Pesan Kapolres

Kata dia, jumlah nakes yang ditunda pelaksanaan vaksinasi tahap awal ada sebanyak 50 orang. Sedangkan jumlah nakes yang memiliki e-tiket untuk divaksin sebanyak 1.189 orang.

loading...

Terang dia, sampai saat ini belum mencapai 50 persen nakes yang dilakukan vaksinasi. Hal itu karena sebagian nakes menyebar di klinik swasta di Kota Banjar. “Ya mereka tentunya harus di undang datang ke puskesmas untuk dilakukan vaksinasi,” kata dia.

Kata dia, jika nakes sudah diundang dan datang direncanakan langsung dilakukan vaksinasi. Dengan harapan semua nakes di Kota Banjar divaksinasi.

“Ya mudah-mudahan secepatnya semua nakes yang belum di vaksinasi supaya di vaksin. Agar mereka tidak terpapar virus corona, namun tetap prokes,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.