Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.3%

Banyak yang Langgar Protokol Kesehatan, Pemkot Tasik Lakukan Ini..

130
0
Wakil Wali Kota Tasik, HM Yusuf

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akan memberlakukan tindakan lebih tegas lagi bagi masyarakat dan tempat umum seperti cafe, minimarket dan lainya, bila tidak mentaati aturan protokol kesehatan.

Sikap tegas itu telah diputuskan Pemkot usai melakukan rapat evaluasi sepekan pemberlakukan Perwalkot Nomor 29 tahun 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan, Kamis (13/08) malam.

“Untuk evaluasi kemarin malam kita fokuskan hasil operasi penegakan sanksi yang tak menerapkan protokol kesehatan mulai bertindak lebih tegas,” ujar Wakil Wali Kota Tasik HM Yusuf kepada radartasikmalaya.com, Jumat (14/08) sore.

Hal itu diterangkan Yusuf yang ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna Mendengarkan pidato Presiden RI dalam rangka peringatan HUT RI ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI di DPRD Kota Tasik,

Dalam evaluasi itu, beber Yusuf, Pemkot juga meminta petugas penindakan dalam penerapan Perwalkot Nomor 29 tahun 2020 tersebut lebih tegas lagi terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

“Saya minta sanksinya tidak hanya peringatan lagi melainkan berikan tindakan tegas sesuai aturan,” bebernya.

Dia menambahkan, tindakan tegas itu juga harus diberikan kepada pelaku usaha yang tidak mentaati aturan protokol kesehatan, seperti melebihi waktu jam operasional.

“Karena kalau peringatan menurut saya sudah cukup ya sepekan ini. Jadi mulai langsung tutup paksa saja sementara, dan itu tidak diberikan tolerasi lagi,” tambahnya.

Sebab, jelas Yusuf, pihaknya ingin di Kota Tasik tidak ada lagi kluster Covid-19. Jadi upaya mencapai hal itu salah satu masyarakat sadar dan taat protokol kesehatan.

“Saat ini kita (Kota Tasik, Red) sudah cukup bagus. Maka kita harus pertahankan dan harus bisa masuk ke zona hijau,” jelasnya.

Walaupun demikian dia mengakui, masih banyak masyarakat yang tak taat protokol kesehatan termasuk para PNS Pemkot pun belum lama ini ada yang disanksi menyapu karena lupa tak pakai masker.

“Kami akan menerapkan sanksi denda Rp50 ribu, dengan harapan masyarakat lebih disiplin, dan tertib dalam penggunaan masker,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.