Banyak yang “Sakit”, 16 BUMDes di Kota Banjar Segera Diaudit Inspektorat

100
0
Loading...

BANJAR – Inspektorat Kota Banjar akan melaksanakan audit kinerja kepada 16 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Audit itu dilakukan salah satunya untuk meyakini dan menilai tingkat kesehatan juga kepatuhan pengelolaan keuangan BUMDes.

Rencananya, audit akan dilakukan selama satu bulan mulai akhir Januari-Februari 2021. “Program prioritas pemeriksaan tahunan kita kebetulan sinkron dengan mandat Permendagri nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa. Kita akan membentuk tim dan melakukan audit kinerja kepada semua BUMDes yang ada di Kota Banjar. Jumlah sekitar 16 BUMDes,” kata Inspektur Kota Banjar Agus Muslih MMKes di ruang kerjanya Selasa (19/1).

Ia menjelaskan dengan audit kinerja diharapkan akan terpetakan kondisi dan tingkat kesehatan masing-masing BUMDes, sehingga menjadi landasan dalam mengambil kebijakan.

Baca juga : Wali Kota Banjar Tidak Akan Divaksin Covid-19

Hasil audit juga bermanfaat sebagai bahan bagi kepala daerah dan kepala desa dalam mendorong program revitalisasi yang menjadi programnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

loading...

“Fungsi audit kinerja ini juga untuk pemetaan keberlangsungan BUMDes, memotret bagaimana pengelolaan BUMDes, efektivitas pengelolaannya hingga tingkat kesehatannya pengelolaannya,” kata dia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kesbangpol Kota Banjar Sahudi mengatakan dari 16 BUMDes ada beberapa di antaranya yang kondisi pengelolaannya terseok-seok. Diharapkan hasil audit itu bisa menjadi indikator untuk memperbaiki sisi kelemahan dan kekurangan dalam pengelolaannya.

“Program revitalisasi memang ada dari kita, tujuannya untuk membangkitkan lagi potensi-potensi yang bisa dimaksimalkan dari keberadaan BUMDes itu sendiri,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.