Bapak Bejat Warga Bantarkalong Tasik Ini Setubuhi Anak Tirinya

2624
0
EKSPOSE. Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan menunjukkan barang bukti dari kasus pencabulan anak di bawah umur oleh ayah tirinya, Selasa (28/4). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

BANTARKALONG – Ys (38), warga Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong tega menyetubuhi anak tirinya yang baru berusia 10 tahun secara berulang-ulang. Pelaku melakukan aksi bejatnya saat sang istri sedang tidak ada di rumah.

Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan dan mengekspose pelaku Ys yang tega menggagahi anak tirinya.

Baca juga : Komunikasi Eksekutif-Legislatif di Kabupaten Tasik Dinilai Buruk

Pelaku juga merupakan residivis pencurian sepeda motor dan pernah mendekam dipenjara.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan SIK menjelaskan, pihaknya berhasil mengungkap kasus persetubuhan atau pencabulan yang dilakukan terhadap anak dibawah umur dengan pelakunya adalah ayah tirinya sendiri.

“Tersangkanya kebetulan ayah tiri korban sendiri, pada 5 April lalu, tersangka melakukan perbuatan bejatnya dengan membujuk rayu korban nonton festival.

Loading...

Namun, sebelum berangkat pelaku merayu korban untuk mau disetubuhi. Tersangka melakukannya lebih dari satu kali,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/4).

Lanjut dia, pelaku melakukan perbuat kejinya di rumahnya sendiri saat istrinya pergi ke pasar atau bahkan sedang tidak ada di rumah.

Karena ada kesempatan pelaku berdua dengan korban, pencabulan atau persetubuhan pun terjadi dan berulang.

Laporan pertama, terang Siswo, didapatkan dari ibu korban sendiri yang melaporkan kepada pihak kepolisian.

Ibunya mengetahui bahwa anaknya menjadi korban pencabulan suaminya sendiri karena korban mengeluh sakit di bagian alat kelaminnya. “Pelaku kita jerat dengan pasal 81 atau 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara selama 15 tahun,” ujarnya.

Baca juga : Sehari Diisolasi, PDP di Kota Tasik Meninggal

Ys (38), pelaku pencabulan mengaku khilaf dan lebih dari satu kali mencabuli anak tirinya dengan cara membujuk rayu dan diiming-iming jajan terus bermain ke festival atau pameran.

“Dibujuk rayu, tidak ditakuti, saya lakukan ketika tidak ada ibunya. Lagi belanja dan keluar, jadi melakukannya di siang hari,” ujar dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.