Bapak Meninggal, Anak Tak Pulang-Pulang

47
HILANG. Ratna Suminar (37) menunjukkan foto Ujang Sulaeman (45), warga Kampung Paseh Babakan Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung yang hilang sejak 18 November. (Firgiawan / radartasikmalaya.com)

CIHIDEUNG – Malang betul nasib Kokom Komariah (63), Warga RT/RW 01/03 Kampung Paseh Babakan Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung.

Dalam suasana berkabung setelah suaminya Jeje Sujana (65) meninggal dunia pada 22 November lalu, anak keduanya Ujang Sulaeman (45) tak kunjung pulang selama sebulan lebih.

Ratna Suminar (37), anak kelima pasangan almarhum Jeje dan Kokom menceritakan bahwa kakaknya, Ujang sejak 18 November lalu meninggalkan rumah. Keluarga tak kunjung mendapat informasi keberadaan Ujang setelah mencari ke berbagai wilayah.

“Ibu masih dalam keadaan duka, kakak saya belum juga ketemu sampai sekarang,” ujarnya saat ditemui Radar, Selasa (25/12).

Diketahui Ujang sendiri tengah mengalami gangguan psikologis setelah beberapa tahun. Bahkan tepat bulan Maulid 2017 mengalami hal serupa selama dua minggu.

Namun akhirnya keluarga berhasil menemukan Ujang di wilayah Kecamatan Kawalu setelah dicari dengan berbagai upaya.

“Sekarang juga kami pikir bisa ketemu lagi, tapi sudah sebulanan masih belum dapat petunjuk,” keluhnya.

Berbagai upaya telah dilakukan Ratna bersama keluarga. Mulai menyebarkan selebaran informasi, menghubungi pihak kepolisian dan menyebar informasi di Facebook. Namun, sampai saat ini belum ada secercah harapan pun dalam mengetahui keberadaan kakaknya itu.

“Terakhir pamit katanya mau main, hari minggu sore menjelang magrib. Kakak menggunakan kaus berwarna cokelat dengan celana pendek putih,” jelasnya.

Biasanya, kata dia, Ujang tidak beraktivitas jauh dari rumah. Hanya di sekitaran kampung, Cipicung, Jalan Terusan BCA atau di sekitaran SMA 4 Tasikmalaya untuk menyambangi sejumlah tempat tongkrongan semasa muda.

“Sebetulnya kakak sudah menjelang sembuh. Ingatannya pun pulih, hanya memori yang diingat sebelum dirinya mengalami gangguan ingatan. Kita juga sudah sambangi rumah mantan istrinya di Sukaraja tetapi belum juga dapat petunjuk,” beber Ratna.

Sementara itu, ustaz setempat Mabrur turut membantu dengan mencoba beragam upaya pencarian. Sejauh ini dirinya baru sebatas mendapat petunjuk dari warga di beberapa tempat.

“Mungkin saat itu Ujang sedang bingung, karena bapaknya sakit dan banyak keluarga berkunjung ke rumah. Sehingga seolah tidak terperhatikan ibu dan adik-adiknya,” ungkap Mabrur.

Dia berharap warganya yang sering mengikuti pengajian di masjid itu bisa segera ditemukan. Mengingat kondisi keluarga Ujang masih dalam suasana duka.

Mabrur berpesan apabila masyarakat menemukan Ujang dengan ciri-ciri tersebut, bisa memberikan informasi atau menghubunginya pada nomor 085320000155.

“Kita prihatin kondisi Bu Kokom, suaminya meninggal sekarang anaknya belum juga ditemukan,” katanya. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.