Bapenda Kabupaten Garut Bentuk Tim Kalong, Sasar Kuliner Malam

16

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor pajak. Salah satu caranya yakni membentuk Tim Kalong.

“Tim ini dibentuk supaya rumah makan yang buka malam hari bisa ditarik pajaknya, sehingga menambah pemasukan untuk daerah,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah Usep Basuki Eko kepada wartawan di kantornya Jumat (19/20).

Pembentukan Tim Kalong untuk menyisir rumah makan atau kuliner yang buka saat malam hari saja. Bukan hanya rumah makan dan restoran, tetapi pedagang kuliner.

“Di kita itu banyak kuliner-kuliner yang hanya buka saat malam saja, seperti pasar ceplak, angkringan, itu kita data,” ucapnya.

Pedagang yang menjadi wajib pajak ini bukan dilihat dari bangunan yang megah atau gerobak yang sederhana, tapi dilihat dari omset yang dihasilkan.

“Kalau omsetnya sudah mencapai Rp 2,5 juta per bulan itu menjadi wajib pajak,” katanya.

Terkait besaran pajak yang dikenakan kepada pedagang malam hari ini, kata dia, sama dengan rumah makan, hotel dan restoran yakni 10 persen.

“Jadi ketika penjual menjual makan Rp 100 ribu, maka ada pajak 10 persennya, jadi Rp 10 ribu, dari konsumen bukan dari penjual,” tambahnya.

Eko menerangkan Tim Kalong sudah bergerak melakukan penagihan dan pengawasan kepada para pedagang kuliner malam di wilayah perkotaan.

“Angkanya memang belum terlalu signifikan karena baru direalisasikan, namun dengan adanya pendapatan yang baru tentu akan menambah potensi pajak,” terangnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.