Bapenda Pastikan APK Caleg Tak Dipungut Pajak

13

TAROGONG KIDUL – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut memastikan seluruh atribut alat peraga kampanye (APK) calon legislatif (caleg) yang tersebar di seluruh tempat di Garut tidak dipungut pajak.

“Kalau APK caleg, sesuai aturan tidak dapat dipungut pajak sehingga tidak berkontribusi untuk PAD,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Garut Usep Basuki Eko kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (30/11).

Dia menuturkan alat peraga kampanye caleg tingkat DPRD Garut, Provinsi Jabar dan DPR RI berupa baliho, spanduk dengan bermacam-macam ukuran termasuk billboard dan videotron sudah banyak tersebar di wilayah Garut.

“Kalau sekarang sudah masuk masa kampanye jadi tidak dipungut, kecuali sebelum masuk masa kampanye itu kita pungut untuk pajaknya,” terangnya.

Ia menjelaskan KPU Garut telah menetapkan masa kampanye bagi para caleg untuk memasang alat peraga kampanyenya sesuai dengan tempat dan media yang sudah ditentukan.

Para caleg itu, kata dia, melakukan transaksi pembayaran iklan kampanyenya langsung kepada pemilik tempat yang dipakai untuk memasang dirinya berkampanye.

“Jadi alat kampanye yang terpasang di kawasan kota ini bayarnya bukan ke Bapenda, tapi kepada pemilik lahan atau pihak swasta yang punya billboard,” terangnya.

Eko menambahkan Bapenda Garut hanya mendapatkan pajak dari para pemilik lahan atau yang memiliki alat media seperti billboard atau videotron yang digunakan oleh para caleg.

“Seperti caleg yang pasang iklan di billboard bayarnya kepada perusahaan atau pihak ketiga, Bapenda hanya menerima pajak pihak ketiga saja, bukan dari calegnya,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.