Baru 18 Bank Penuhi Kuota FLPP

54
0

JAKARTA- Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) bersama 18 bank pelaksana kembali penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Penyaluran dilakukan melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 2019.

Selain FLPP, pemerintah memberi bantuan Subsidi Selisih Bunga Kredit Perumahan (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dari 39 bank pelaksana penyalur dana FLPP, baru 18 bank pelaksana mampu menyalurkan KPR FLPP lebih dari 50 persen dari kuota yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO). “Ke depan akan kita tingkatkan lagi,” jelasnya di Jakarta, Jumat (19/7).

Sekadar diketahui, PPDPP merupakan penyalur FLPP sejak 2010 hingga 14 Desember 2018. Dari delapan tahun berkiprah, mereka telah menyalurkan dan mengelola dana sebanyak Rp 35,76 triliun untuk membiayai 566.774 unit rumah.

Jumlah tersebut masih sekitar 85 persen dari target capaian 2018 yang sebesar 580 ribu unit rumah.

Pada 2019, PPDPP mendapat alokasi dana sebanyak Rp 7,1 triliun, terdiri dari alokasi DIPA sebesar Rp 5,2 triliun ditambah dengan proyeksi pengembalian pokok senilai Rp 1,9 triliun dengan target rumah sebanyak 68.858 unit.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko Heripoerwanto mengatakan, pemantauan kualitas rumah subsidi sesuai dengan standar yang ditetapkan maupun pendataan pengembang rumah subsidi dalam Sistem Registrasi Pengembang (Sireng).

“Bank pelaksana turut mengingatkan pengembang terkait spesifikasi teknis rumah yang merujuk pada Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah nomor 403 tahun 2002 tentang Pembangunan Teknis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat,” tuturnya.

Plt Direktur Utama PPDPP Monhilal mengatakan bank pelaksana yang masih minim penyaluran, maka untuk kuota dana subsidinya dapat dialihkan kepada bank pelaksana yang lebih berhasil penyalurannya.

Bank pelaksana yang fokus dan telah mencapai lebih dari 50 persen penyaluran dana FLPP, berpeluang mendapatkan relokasi kuota dari bank pelaksana yang minim pencapaian.

“Sebanyak 10 bank pelaksana telah mengajukan permohonan menambah kuota dana FLPP,” pungkasnya. (fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.