Baru 48% SMP Laksanakan UNBK

29
DISTRIBUSI SOAL. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong menerima soal ujian nasional tingkat SMP Jumat (19/4). Sebagian besar sekolah SMP di Kabupaten Garut masih menggunakan sisten Ujian Nasional Kertas dan Pensil. Yana Taryana / Rakyat Garut

TAROGONG KIDUL – Ujian nasional tingkat SMP akan dilaksanakan serentak mulai 22-25 April 2019. Pada pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut melaksanakan dua sistem, yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP).

“Untuk UNBK kita baru laksanakan di 151 SMP atau 48 persen sekolah. Sisanya UNKP,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong kepada wartawan usai menerima kedatangan soal ujian nasional tingkat SMP di kantor Disdik Kabupaten Garut Jumat malam (19/4).

Menurut dia, SMP yang melaksankan UNBK tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, terutama di wilayah perkotaan Garut. “Di wilayah selatan juga ada dua sekolah yang melaksanakan UNBK, SMPN 2 Cibalong dan SMP IT Mekarsewu,” terangnya.

Dari total sekolah yang melaksanakan UNBK, kata dia, siswa yang mengikuti ujian nasional dengan sistem UNBK ada 14.886 siswa. “Untuk pelaksanaannya kita dibagi dalam tiga sesi setiap harinya,” terangnya.

Dirinya memastikan semua persiapan pelaksanaan UNBK sudah matang. Mulai dari sarana dan prasarana. “Sekolah juga sudah mengantisipasi terkait jaringan internet dan listrik,” terangnya.

Totong berharap dengan adanya sekolah di wilayah selatan Garut yang sudah bisa melaksanakan UNBK, bisa menjadi contoh bagi sekolah lain, khususnya di selatan untuk menerapkan UNBK. “Kami mempunyai target semua sekolah di Garut bisa melaksanakan UNBK pada tahun 2021,” ujarnya.

Untuk menyukseskan targetan tersebut, pemerintah akan membantu dalam pengadaan komputer. Baik dari APBD kabupaten atau provinsi maupun anggaran dari pusat. “Kami juga sudah tahu, kalau mengandalkan anggaran dari sekolah itu tidak mungkin. Jadi kita nanti akan bantu dalam pengadaan komputernya,” terangnya.

Sementara itu, kata dia, untuk pelaksanaan UNKP, total siswa yang mengikutinya ada 18.693 siswa yang diselenggarakan di 261 SMP. Soal untuk sekolah yang melaksanakan UNKP sudah diterima. “Soalnya sudah didistribusikan ke sekolah. Nantinya soal ujian itu akan dijaga aparat keamanan,” terangnya.

Totong menambahkan pelaksanaan ujian nasional juga akan bersamaan dengan pelaksanaan ujian nasional tingkat SD. “Kalau SMP ada empat mata pelajaran yang diujikan. Di SD Hanya ada tiga. Untuk SMP waktu ujiannya juga lebih lama yakni empat hari,” katanya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.