Baru 8 Puskesmas Miliki IPAL

139
0
KANTONGI IPAL. Puskesmas Parigi menjadi salah satu puskesmas di Kabupaten Pangandaran yang telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). (Deni Nurdiansah / radartasikmalaya.com)

PARIGI – Sejauh ini, baru delapan dari 15 puskesmas di Kabupaten Pangandaran yang memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad mengatakan puskesmas yang memiliki sistem IPAL diantaranya Mangunjaya, Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Cikembulan, Parigi, Cijulang dan Legokjawa.

”Puskesmas yang memiliki sistem IPAL bisa melakukan pengelolaan limbah medis cari,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (30/1).

Untuk limbah padat biasanya ditampung ditempat tertentu dan kemudian diangkut oleh pihak swasta. ”Untuk penghancuran dan pengangkutan limbah medis, kita bekerjasama dengan pihak swasta,” katanya.

Kepala Seksi Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Een Rohimah mengatakan idealnya puskesmas dan klinik di Kabupaten Pangandaran melakukan pelaporan jumlah limbah medis per minggu atau per bulan.

”Hingga kini kami belum pernah menerima laporan berapa banyak jumlah medis di Pangandaran,” tuturnya.

Een mengatakan saat akan membuat IPAL, akan ditinjau terlebih dahulu oleh Pengawasan Pembangunan Lingkungan Hidup (PPLH).

”Akan dilihat dulu sebelum melangkah ke tahap selanjutnya,” terang dia.

Sebelumnya, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Sobirin menyebutkan Puskesmas di Kabupaten Pangandaran, tidak memiliki tempat khusus penampungan limbah B3. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.