Baru Dilahirkan, Langsung Dibuang

559
DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA EKSPOSE. Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK memimpin ekspose pelaku buang jasad bayi yang ditemukan di Saluran Irigasi Sungai Cikunten Desa Cintaraja, Singaparna Rabu (5/12).

MANGUNREJA – Polres Tasikmalaya berhasil menangkap Lan (28) pelaku pembuang jasad bayi di Saluran Irigasi Cikunten Kampung Tarikolot Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna, Senin (3/12). Pelaku ditangkap di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi pembuangan jasad bayi laki-laki tersebut.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan melahirkan dan langsung menghanyutkannya ke saluran irigasi. Pelaku takut ketahuan warga melahirkan.

“Ada pun cara pelaku membuang bayi dengan jongkok di dalam air saluran irigasi, kemudian membuang air kecil dan pada saat itu bayinya lahir, tapi bayinya tidak dipegang dan membiarkannya bayi tenggelam serta terbawa arus hingga tak terdengar lagi suara tangisnya,” ujarnya kepada wartawan usai ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Rabu (5/12).

Berdasarkan keterangan warga, kata dia, pelaku jarang keluar rumah. Bahkan belakangan ini perilakunya aneh dan cenderung mencurigakan.

“Jadi pelaku ini takut diketahui dan malu kepada warga bahwa dia hamil serta melahirkan bayi. Karena pelaku sudah lama ditinggal suaminya tanpa ada kejelasan berpisah secara agama atau negara. Jadi hal itu yang memicu tersangka malu terhadap masyarakat atas kehamilannya. Sehingga proses kehamilannya pun disembunyikan dan jarang keluar rumah,” paparnya.

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum bisa memastikan siapa ayah biologis dari jasad bayi yang dibuang oleh pelaku. “Pelaku terkena Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pribadi Atma SPd MH menambahkan bahwa hasil autopsi penyebab bayi meninggal karena alat pernafasannya kemasukan air. “Jadi penyebab kematiannya karena air masuk ke alat pernafasan hingga bayi meninggal,” tambah Pribadi. (dik)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.