Baru Tuntaskan 4 Kasus Korupsi

215
0

TAROGONG KIDUL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut baru bisa menuntaskan empat kasus tindak pidana korupsi dari sekian banyak laporan masyarakat selama 2017.
“Yang sudah dilakukan proses hukum baik penyelidikan maupun penyidikan hingga ke vonis baru sekitar empat kasus,” kata Kepala Kejari Garut Mamik Suligiono kepada wartawan, Sabtu (9/12).
Menurut dia, empat kasus tindak pidana korupsi pada 2017 itu berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut pada Dinas Pendidikan (Disdik) dan PDAM Garut yang kasusnya sedang berjalan.
Ia menyampaikan hingga awal Desember 2017 banyak laporan dari masyarakat tentang kejahatan korupsi di lingkungan Pemkab Garut. Kejari tidak dapat menangani semua laporan dugaan kejahatan korupsi hingga tuntas secara hukum karena mempertimbangkan efisiensi.
Alasan lainnya, lanjut dia, tidak lengkapnya data maupun bukti dugaan korupsi yang disampaikan masyarakat kepada Kejari. Sehingga tidak dapat diproses secara hukum.
Persoalan lain belum menindaklanjuti laporan masyarakat itu karena uang yang dikorupsinya kecil. Sementara biaya penanganan untuk satu kasus korupsi Rp 150 juta.
Untuk itu korupsi di bawah Rp 50 juta, proses hukumnya disimpan dulu. Karena ada korupsi lainnya yang lebih besar. “Jika ada kasus seperti itu, pihak kejaksaan hanya menyuruh kepada terlapor untuk mengembalikan saja ke institusinya yang merasa dirugikan,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.