Batas Desa Harus Segera Diselesaikan

159
1
ISTIMEWA MENJELASKAN. Anggota DPRD Provinsi Jabar Arif Rachman menjelaskan soal batas desa di Kecamatan Sukahening dan Cisayong harus segera diselesaikan.
Loading...

SUKAHENING – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arif Rachman terus menampung aspirasi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Banyak masukan yang disampaikan masyarakat melalui reses, salah satunya persoalan batas desa di Kecamatan Sukahening dan Cisayong.

“Selama reses, saya banyak dapat aspirasi dari masyarakat terkait berbagai persoalan. Mulai dari batas desa, lingkungan sekitar Gunung Galunggung dan persoalan terkait KIS, KIP dan program keluarga pra sejahtera,” ujar politisi PDI Perjuangan ini kepada Radar, Kamis (12/12).

Kata dia, bicara soal batas desa banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan di Desa Sukasetia Kecamatan Cisayong dan Desa Sundakerta Kecamatan Sukahening. Di sana ada Objek Wisata Curug Badak yang diperebutkan batas wilayahnya oleh masyarakat.

Sejauh ini, kata dia, masing-masing masyarakat mengklaim lokasi wisata yang sedang ramai dikunjungi maysarakat ini masuk kepada desanya.

“Memang sempat ada mediasi beberapa kali, namun sampai saat ini belum mencapai puncak penyelesaiannya. Maka dari itu, pemerintah daerah harus turun tangan menengahi dan mencari solusi terbaik untuk semua masyarakat di Desa Sukasetia dan Sundakerta,” katanya.

Arif meminta jangan sampai persoalan seperti ini menjadi pemicu terjadinya konflik horizontal di masyarakat. Maka dari itu, pemerintah daerah jangan tutup mata dan harus sesegera mungkin menyelesaikannya persoalan ini dengan tanpa ada yang dirugikan.

“Bahkan banyak aspirasi yang masuk, saat ini sudah banyak saling mengancam antar masyarakat, tak jarang ada ancaman dengan kekerasan. Jadi, persoalan ini harus segera diselesaikan demi keamanan dan kenyamanan di masyarakat,” ujarnya, menjelaskan.

Loading...

Kata dia, berdasarkan masukan dari masyarakat, banyak saksi-saksi yang bisa menjadi pemecah persoalan ini, seperti orang tua yang mengetahui sejarah daerah. Sehingga cara penyelesaiannya bisa dimulai dari sejarah lokasi tersebut.

“Jadi salah satu solusinya harus duduk bersama dengan menghadirkan para sepuh di masing-masing daerah. Sehingga persoalan batas desa ini bisa segera selesai dengan baik. Karena, jangan sampai masyarakat main hakim sendiri untuk menyelesaikan persoalan batas desa ini,” katanya.

Selain batas desa, kata dia, ada juga aspirasi soal kondisi lingkungan di sekitar Gunung Galunggung Kecamatan Sukaratu. Masyarakat banyak mengeluhkan soal dampak buruknya air Sungai Cibanjaran dan Cikunir yang disebabkan pencucian pasir. Maka dari itu, pemerintah daerah dan provinsi pun harus segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. (yfi)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Bisa ada oknum,orang luar yang mengadu domba,bisa juga ditunggangi kepentingan pribadi..sudah jadi sumber uang baru di klaim..yang ngerintis siapa,yang ngeklaim siapa..biasanya itu watak preman,jiwa penjajah,pemalas,gak kreatif…kalau watak preman pasti kesana kemari,,kepala daerah yg berwatak preman harus di ganti sama yang patriot,merusak keharmonisan bermasyarakat…INDONESIA CINTA DAMAI…SALAM GENERASI BANGSA…MERDEKA!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.